Berlagak Gangster Buat Sensasi Acungkan Clurit di Jalanan Viral di Medsos, 5 Bocah Ingusan Diringkus Polisi


Berlagak Gangster Buat Sensasi Acungkan Clurit di Jalanan Viral di Medsos, 5 Bocah Ingusan Diringkus Polisi DIRINGKUS - Lima bocah dibawah umur diamankan Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo lantaran membuat vidoe dengan mengacung-acungkan clurit, Rabu (17/02/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Beberapa hari lalu masyarakat Sidoarjo diresahkan beredarnya video anak-anak mengendarai motor di JL Raya Lingkar Timur, Sidoarjo sambil mengacungkan senjata tajam berupa clurit. Video itu sempat viral di Media Sosial (Medsos), Minggu (14/02/2021) lalu.

Bermula dari video itu, tim cyber Polresta Sidoarjo melakukan profiling di Medsos serta penyelidikan Satuan Reskrim Polresta Sidoarjo. Hasilnya, ada lima anak dibawah umur sekitar pukul 01.00 WIB, mengendarai motor sambil menunjukan senjata tajam (clurit) di kawasan Lingkar Timur, Sidoarjo.

Kemudian, mereka yang berlagak gangster dan memposting video itu di akun official.k101rs2019 dengan kata-kata di Medsos Pusat Sidoarjo Kacaw. Postingan video itu hingga viral dan dianggap meresahkan masyarakat Sidoarjo.

"Kami sudah mengamankan kelima anak di bawah umur itu di sejumlah lokasi yang berbeda-beda. Salah satu dari mereka bagian merekam video," ujar Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Wahyudin Latif, Rabu (17/02/2021).

Kelima pelaku itu, diantaranya WK, NR, YE, MAS dan MKJ. Mereka dikembalikan ke orangtuanya masing-masing. Selain itu, mereka tidak dikenakan ancaman hukuman, karena masih di bawah umur.

"Soal motif kelima anak itu, sekedar iseng untuk mencari sensasi. Sedangkan barang bukti senjata tajam, yakni dua celurit, satu gergaji dan satu plat besi berbentuk celurit didapat dari membeli di pasar," tegasnya.

Kendati demikian, untuk mencegah tindakan itu terulang kembali, Rabu (17/02/2021), Polresta Sidoarjo memanggil orang tua masing-masing, pihak sekolah, kepala desa dan pihak Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Sidoarjo untuk bersama-sama menyamakan persepsi.

"Tujuannya agar dapat lebih mengawasi anak-anaknya jangan sampai salah pergaulan dan melakukan tindakan meresahkan masyarakat," tandasnya. Zak/Hel/Waw