Belasan Pelaku UMKM NU Krian Terima Bantuan Modal dan Gerobak Usaha


Belasan Pelaku UMKM NU Krian Terima Bantuan Modal dan Gerobak Usaha BANTUAN - Salah seorang warga nahdliyin Krian mendapatkan bantuan uang atau gerobak (rombong) untuk UMKM dari Laziznu Krian di Aula MWC NU, Sabtu (28/11/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Belasan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mendapatkan bantuan stimulus permodalan dan gerobak (rombong) usaha. Bantuan ini merupakan program Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah NU (LAZISNU) MWC NU Kecamatan Krian.

Bantuan ini sebagai upaya memperlancar penguatan permodalan untuk pengembangan usaha bagi pemilik UMKM dan LPNU-Nusantara Mart (NU Mart) agar mampu bertahan. Selain itu, sebagai upaya pemulihan ekonomi saat ini masyarakat tengah menghadapi pandemi Covid-19.

Bantuan itu diberikan di Aula Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) JL Raya Imam Bonjol, Krian, Sabtu (28/11/2020).

Sekretaris MWC NU Kecamatan Krian Muhaimin mengapresiasi kegiatan penyerahan bantuan modal usaha kepada pelaku UMKM dan NU Mart itu. "Kami mewakili Pengurus Harian MWC NU Krian berbahagia dan berterima kasih kepada LAZISNU sebagai salah satu lembaga NU yang cukup aktif berkhidmah," ujarnya.

Muhaimin menjelaskan MWC NU Krian sudah memiliki toko yang cukup representatif dan sudah beroperasi dua tahun yaitu Nusantara Mart (NU Mart). Lokasinya di Gedung lantai dasar MWC NU Krian.

"Kami mengajak semua warga NU untuk rutin berbelanja di Toko NU Mart. Ini dari NU untuk NU. Semua bisa belanja mudah, murah dan berkah," pintahnya.

Ketua Upzis Lazisnu MWC NU Krian Sidoarjo, Moch Saichu memaparkan bantuan modal usaha tahap pertama ini untuk penguatan permodalan dan pengembangan usaha umat serta penguatan kelembagaan NU. Menurutnya, bantuan ini berasal dari Program Koin NU Peduli yang sudah berjalan di tingkat ranting (desa). Bantuan modal ini diberikan kepada 11 pelaku UMKM dan Nusantara Mart. Para pelaku UMKM ini diusulkan Badan Otonom MWC NU Krian. Rinciannya 4 orang PAC Muslimat, 2 orang PAC Fatayat NU, 2 orang PAC GP Ansor, 2 orang PAC IPNU/IPPNU dan 1 orang usulan Ranting NU.

"Total bantuan untuk 11 orang. Bantuan modal ini bentuk kepedulian kami atas tumbuh kembangnya kewirausahaan Nahdliyin sebagai binaan UMKM Lazisnu Krian. Tujuannya agar mereka semakin kuat perekonomiannya dan lebih berkhidmah di NU," tegas mantan Kades Terungkulon, Kecamatan Krian ini.

Saichu menjelaskan penerima bantuan modal ini banyak yang berasal dari UMKM. Salah satunya, ada penjual sate keliling, penjual air keliling, penjual es tebu, penjual salote, krupuk, souvenir, hiasan maskawin pernikahan, penjual gorengan dan persewaan alat out door.

"Untuk NU Mart memang butuh penguatan permodalan sebagai pengembangan usaha yang sudah berjalan. Saat ini juga mengalami penurunan omzet penjualan," jelas Saichu yang juga Pendamping Ahli P3MD Kemendesa Sidoarjo ini.

Bagi Saichu bantuan modal ini mayoritas dalam bentuk uang tunai dan sebagian ada yang berupa barang rombong (gerobak).

"Nilai bantuan modal masing-masing mulai sebesar Rp 500.000 sampai Rp 5 juta," ungkapnya.

Salah satu penerima bantuan modal, Firgiawan Listianto yang tak lain penjual sate ayam keliling merasa bergembira mendapatkan bantuan itu.

"Kami sampaikan terima kasih kepada Lazisnu Krian. Semoga ini bermanfaat dan usaha saya semakin berkembang," tandas pria yang juga anggota PAC GP Ansor Krian ini. Zak/Hel/Waw