Beberapa Rumdin Dokter Puskesmas di Ponorogo Tak Terurus, Sengaja Dibiarkan Hingga Nyaris Ambruk


Beberapa Rumdin Dokter Puskesmas di Ponorogo Tak Terurus, Sengaja Dibiarkan Hingga Nyaris Ambruk HANCUR - Sejumlah Rumah Dinas (Rumdin) dokter Puskesmas Bungkal dan Puskesmas Jambon yang sengaja dibiarkan hingga nyaris roboh karena tidak diurus Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Ponorogo, Kamis (28/04/2022).

Ponorogo (republikjatim.com) - Nasib sejumlah aset milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Ponorogo semakin memprihatinkan. Terutama aset bangunan Rumah Dinas (Rumdin) dokter puskesmas yang tersebar di wilayah Ponorogo.

Sejumlah bangunan rumdin dokter puskesmas ini sudah banyak yang mengalami kerusakan. Hal itu, karena sudah bertahun-tahun tidak terurus.

Kondisi itu, seperti rumdin dokter di Desa/Kecamatan Jambon yang tak terurus. Bahkan rumdin itu sempat dipakai warga untuk menyimpan pakan ternak dan pergudangan. Selain itu, juga ada Rumdin Siman yang juga tak terurus. Bahkan kelihatan dikosongkan.

Namun yang lebih parah rumdin dokter di Dusun Kudo Desa/Kecamatan Bungkal. Karena bangunannya sudah hancur, atap rontok dan roboh beberapa bulan lalu. Namun hingga kini aset itu dibiarkan. 

Pembiaran aset itu disayangkan warga Ponorogo. Dengan kondisi itu membuat warga yang awalnya hendak periksa ke dokter tidak menemukannya. Karena dokternya sudah tidak menempati rumdin yang hancur itu.

Kekecewaan ini dirasakan Ny Endang warga Kecamatan Slahung yang hendak periksa ke salah satu dokter yang dulu tinggal di Rumdin yang ada di Dusun Kudo, Desa/Kecamatan Bungkal atau di depan SPBU Bungkal.

"Saya datang ke Bungkal ini untuk periksa. Ternyata rumdin dokter langganan saya sudah tidak ditempati lagi. Bahkan, kondisi bangunan rumdin itu sudah porak poranda atapnya. Bahkan sudah terlihat hancur. Itu kan muspro," ujarnya kepada republikjatim.com, Kamis (28/04/2022).

Karena itu, Endang menanyakan soal komitmen Pemkab Ponorogo untuk melayani kesehatan masyarakat. Padahal, kesehatan itu menjadi program prioritas.

"Katanya kesehatan dan pendidikan jadi program utama. Tetapi perumahan dokter rusak dan hancur dibiarkan begitu saja," paparnya.

Begitu juga rumdin dokter yang ada di JL Kartini Desa/Kecamatan Jambon juga tampak dibiarkan rusak. Bahkan sekarang hanya dijadikan gudang penyimpan barang bekas Puskesmas Jambon.

"Rumdin dokter di desa saya juga dibiarkan rusak dan tidak diperbaiki. Sekarang mala dipakai gudang barang bekas," ungkap Ny Siti warga asal Jambon ini.

Sementara Kepala Dinkes Pemkab Ponorogo, dr Dyah Ayu Puspitaningarti saat dikonfirmasi mengaku masih akan mengecek dan mengkomunikasikan temuan bangunan rumdin dokter mangkrak itu. Selain itu, seharusnya aset segera dilihat dan diinventarisir terlebih dahulu.

"Informasi awal ini akan kami komunikasikan. Terima kasih atas informasinya," kata Kadinkes yang baru beberapa bulan menjabat ini.

Sedangkan Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Pemkab Ponorogo, Winarko Arief Tjahjono mengaku masih bakal mengkroscek bangunan rumdin dokter itu.

"Untuk beberapa jumlah data (rumdin dokter puskesmas) yang mangkrak saya belum tahu. Nanti saya tanyakan ke bagian aset. Soal penggunaan atau pemanfaatan bisa ditanya langsung ke Dinkes Pemkab Ponorogo," pungkasnya. Mal/Waw