Bantu Persalinan Warga Binaan Melahirkan, Petugas Rutan Gresik Juga Gantikan Peran Ayah


Bantu Persalinan Warga Binaan Melahirkan, Petugas Rutan Gresik Juga Gantikan Peran Ayah PERAN - Seorang petugas Rutan Gresik, Agung Setyo Darminto yang mengawal proses lahiran napi narkoba, PH menggantikan peran ayah setelah napi yang divonis 6 tahun 2 bulan itu melahirkan anak laki-laki, Kamis (25/11/2021).

Gresik (republikjatim.com) - Salah satu warga binaan di Rutan Gresik Kanwil Kemenkumham Jatim, Ny PH melahirkan bayi laki-laki, Kamis (25/11/2021). Salah seorang petugas pun menggantikan peran ‘ayah’ bagi bayi baru dilahirkan dan masih merah itu.

PH sudah menunjukkan tanda-tanda akan melahirkan sejak Rabu (24/11/2021) malam. Pada pukul 23.00 WIB, perempuan 23 tahun itu mengalami kontraksi. Perawat Rutan Gresik yang sedang piket mengobservasi untuk memastikan tanda-tanda mau melahirkan itu.

"Sepuluh menit kemudian, PH dirujuk ke IGD RS Ibnu Sina karena sudah mengalami bukaan pertama," ujar Karutan Gresik, Aris Sakuriyadi kepada republikjatim.com, Jumat (26/11/2021).

Aris menceritakan jika perempuan yang terjerat kasus narkotika melewati malam itu dengan penuh emosi dan menguras banyak energi. Diantara hidup dan mati. Namun, perempuan yang divonis 6 tahun 2 bulan itu berhasil melewati masa-masa itu.

"Tepat pukul 07.20 WIB keesokan harinya, telah lahir secara normal bayi laki-laki. Alhamdulillah, bayi dalam kondisi sehat dengan berat badan 2,920 kilogram dan tinggi badan 49 sentimeter," ungkap Aris.

Selama proses melahirkan, perempuan yang masuk ke Rutan Gresik sejak Juli 2021 itu didampingi seorang petugas Rutan Gresik, Agung Setyo Darminto. Dengan sigap, Agung yang mengawal proses lahiran ini melakukan ritual penyambutan bayi secara islam. Yaitu dengan mengumandangkan adzan dan iqomah di kedua telinga bayi itu.

"PH memang pesan agar bayinya bisa disambut dengan cara islam, sekaligus petugas kami sudah mempersiapkan diri," pria lulusan AKIP angkatan ke 34 itu.

Aris menjelaskan sejak Oktober lalu terdapat dua ibu hamil dengan usia kandungan sudah mencapai 8 bulan yang harus menghabiskan masa hukumannya di Rutan Gresik. Pihak rutan memberikan perhatian lebih kepada warga binaan yang memang dalam kondisi hamil tua. Berbagai pelayanan seperti senam ibu hamil, cek kondisi kehamilan dengan USG, pemberian vaksin hingga multivitamin serta susu bagi warga binaan yang sedang hamil telah diberikan pihak Rutan Gresik.

"Semua dilakukan agar janin di dalam kandungan tetap sehat dan tanpa ada gangguan dalam perkembangannya," tegasnya.

Sementara Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Krismono mengapresiasi pelayanan yang dilakukan jajarannya. Menurutnya, jajarannya terus melalukan layanan dan memberikan fasilitas yang terbaik sebagai pemenuhan hak warga binaan dalam hal kesehatan.

"Semua layanan ini gratis tanpa dipungut biaya sepersen pun. Ini merupakan bukti kami dalam memberi pelayanan prima terhadap warga binaan," tandasnya. Kem/Hel/Waw