Asyik Nikmati Tembakau Gorila di Apartemen, Polresta Sidoarjo Ringkus Warga Palestina dan Pemuda Sedati


Asyik Nikmati Tembakau Gorila di Apartemen, Polresta Sidoarjo Ringkus Warga Palestina dan Pemuda Sedati DIRINGKUS - Wakapolresta AKBP AKBP Deni Agung Andriana dan Kasat Resnarkoba Kompol M Indra Nadjib menunjukkan 2 pengedar narkoba WNA Palestina dan warga Sedati diamankan Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo beserta barang buktinya, Kamis (18/02/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tim Satuan Resnarkoba, Polresta Sidoarjo berhasil meringkus dua pengguna sekaligus pengedar narkoba jenis tembakau sintesis (Gorila). Keduanya merupaka Warga Negara Asing (WNA) asal Palestina dan pemuda asal Sedati, Sidoarjo.

Kedua tersangka itu adalah KWMO (28) warga Palestina yang tinggal di Apartemen Desa Tambakoso, Kecamatan Waru, Sidoarjo dan SWP (21) warga Ujungpandang, Sulawesi yang kos di Perum Griya Candra Mas, Kecamatan Sedati, Sidoarjo.

"Kedua tersangka diringkus di dua lokasi yang berbeda-beda," ujar Wakapolresta Sidoarjo, AKBP Deny Agung Andriana didampingi Kasat Resnarkoba Kompol M Indra Nadjib kepada republikjatim.com, Kamis (18/02/2021) di Polresta Sidoarjo.

Lebih jauh, Denny menceritakan awalnya petugas Satuan Resnarkoba Polresta Sidoarjo meringkus pengedar tembakau sintetis di SPBU Tropodo, Kecamatan Waru, Sidoarjo. Dia adalah SWP (21) warga Ujungpandang, Sulawesi yang kos di Perum Griya Candra Mas, Kecamatan Sedati, Sidoarjo. Dari tangan SWP petugas menyita sejumlah barang bukti berupa 4 klip tembakau sintetis dengan rincian 1 bungkus plastik klip dengan berat 2,53 gram, 1 bungkus plastik klip 37,61 gram dan 2 bungkus plastik klip 163,02 gram.

"Untuk tersangka (SWP) dijerat pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) UU RI no 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 4 tahun penjara. Tersangka merupakan perancik tembakau sintetis sekaligus mengedarkannya. Untuk satu klipnya dijual Rp 100.000 per paket," imbuhnya.

Kemudian, lanjut Deny dalam penangkapan tersangka KWMO (28) WNA (Palestina) ditangkap tim Satuan Resnarkoba Polresta Sidoarjo di sebuah apartemen di kawasan Desa Tambakoso, Kecamatan Waru, Sidoarjo. Saat ditangkap tersangka sedang dalam kondisi menggunakan (mengkonsumsi) ganja di kamarnya.

"Tersangka warga negara Palestina ini sudah berada di Indonesia selama 2 tahun terakhir. Paspornya sudah mati sejak Tahun 2018 kemarin," tegasnya.

Sedangkan dalam kasus ini, lanjut Deny tersangka KWMO dijerat pasal 112 ayat (1),dan pasal 127 UU no 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

"Dari tangan KWMO petugas menyita barang bukti berupa 3 putung rokok sintetis sisa dihisap, sebuah hand phone (HP) merek Samsung dan satu bungkus plastik klip seberat 4,44 gram," tandasnya. Zak/Hel/Waw