Amukan Hujan Disertai Angin Kencang di Ponorogo Robohkan Rumah Pasutri hingga Pemilik Luka Tertimpa


Amukan Hujan Disertai Angin Kencang di Ponorogo Robohkan Rumah Pasutri hingga Pemilik Luka Tertimpa RATA TANAH - Kondisi rumah Slamet warga Dusun Karangrejo, Desa Tempuran, Kecamatan Sawoo, Ponorogo yang roboh setelah tertimpa pohon sawo saat hujan deras disertai angin kencang, Senin (18/10/2021) sore.

Ponorogo (republikjatim.com) - Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan sebuah rumah warga di Ponorogo roboh rata dengan tanah, Senin (18/10/2021) sore. Rumah milik pasangan suami istri (pasutri) Slamet dan Kinah warga Dusun Karangrejo, Desa Tempuran, Kecamatan Sawoo, Ponorogo ini roboh total hingga rata dengan tanah.

Selain pasutri Slamet dan Kinah harus menanggung kerugian puluhan juta karena rumah miliknya rusak berat, kedua korban juga terjebak dalam reruntuhan rumahnya itu. Beruntung nyawa kedua korban selamat.

Kapolsek Sawoo AKP Joko Suseno mengatakan jika rumah pasutri di wilayah hukumnya itu roboh setelah tertimpa pohon sawo. Kejadiannya sekitar pukul 15.00 WIB bersamaan terjadinya hujan deras yang disertai angin kencang.

"Saat pohon sawo di belakang rumah korban roboh dan menimpa rumah korban hingga rusak berat rata tanah itu," ujarnya kepada republikjatim.com, Senin (18/10/2021) petang.

Joko yang juga mantan Kapolsek Bungkal ini menjelaskan atas kejadian itu korban mengalami kerugian lebih kurang Rp 40 juta. Selain itu, Ny Kinah mengalami luka ringan memar di pinggang belakang dan tangan sebelah kanan karena tertimpa reruntuhan rumahnya itu.

"Untuk sementara Slamet dan Kinah menginap di rumah Ketua RW (Mujiyo) karena cuaca masih mendung dan warga sekitar masih bekerja bakti. Tapi, karena cuaca kemarin mendung maka kerja bakti dilanjutkan pagi hari ini," pungkas mantan Kasubag Humas Polres Madiun ini. Mal/Waw