Rayakan Hari Santri, Bupati Subandi Lepas Touring Motoran Santun Menuju Pendopo Sidoarjo

republikjatim.com
MOTORAN - Ratusan santri bersama jajaran pimpinan daerah memadati halaman Ponpes Manba’ul Hikam Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin untuk mengikuti touring bertajuk "Motoran Santun" sebagai peringatan Hari Santri Nasional (HSN), Rabu (21/10/2026).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 di Kabupaten Sidoarjo berlangsung meriah dan unik. Ratusan santri bersama jajaran pimpinan daerah memadati halaman Pondok Pesantren Manba’ul Hikam Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo untuk mengikuti aksi touring bertajuk "Motoran Santun", Rabu (21/10/2026).

Pelepasan armada touring ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Bupati Sidoarjo, Subandi yang disambut antusiasme riuh para peserta. ​Dari titik start di Ponpes Manba’ul Hikam, rute konvoi bergerak melintasi rute Tanggulangin, Kecamatan Tulangan, Perempatan Pilang, Kecamatan Wonoayu hingga kawasan Sidoarjo Kota, sebelum akhirnya menyentuh garis finish di Pendopo Delta Wibawa.

Baca juga: Gebrakan Sidoarjo Dekatkan Layanan One Desk Stop Service di Buduran, Wabup Mimik Tekankan 80 % Tenaga Kerja Lokal

​Kegiatan ini, turut dihadiri jajaran Forkopimda dan tokoh penting Sidoarjo.  Diantaranya Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih, Kapolresta Sidoarjo AKBP Bobby Adimas Chandra Putra, Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo Rizza Ali Faizin, anggota DPRD Sidoarjo Zahlul Yussar Kepala Kantor Kemenag Sidoarjo, Plt Sekda Kabupaten Sidoarjo, jajaran OPD serta para ulama sepuh.

​Dalam sambutannya, Bupati Subandi tak mampu menyembunyikan rasa bangganya melihat kebersamaan antara pimpinan daerah, ulama dan para santri. Ia menekankan pentingnya peran santri sebagai pilar masa depan Indonesia.

​"Alhamdulillah, kita bangga bisa bersama-sama memperingati Hari Santri. Santri adalah aset masa depan. Masa depan bangsa Indonesia bergantung pada para santri. Santri hebat, bangsa hebat!" ujar Subandi diiringi doa agar para santri menjadi generasi yang saleh dan salehah.

Baca juga: Antisipasi Banjir Jelang Musim Hujan, Bupati Subandi Instruksikan Normalisasi Sungai di Wonoayu Digenjot

​Sementara Pengasuh Pondok Pesantren Manba’ul Hikam, KH Abdul Wahid Harun mengingatkan seluruh peserta konvoi untuk tetap memegang teguh nilai kepribadian santri selama mengaspal di jalan raya.

​"Di jalan tidak boleh mengganggu pengguna jalan mana pun. Tetap santun dalam berkendara dan tidak boleh salip-menyalip," pesan KH Abdul Wahid Harun dengan penuh ketegasan.

Kiai yang akrab disapa Gus Wahid ini menambahkan, aksi Motoran Santun ini diusung untuk menyebarkan narasi positif dan menyejukkan tentang dunia pesantren. Lebih dari sekadar perayaan, momentum ini juga menjadi penawar duka dan penghibur atas musibah keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat menimpa ratusan santri beberapa waktu lalu.

Baca juga: Wujud Sinergi dan Kebersamaan, Bupati Subandi dan Tokoh Lintas Agama Doa Bersama 2 Tahun Pemerintahan Prabowo - Gibran

​"Kami berharap, semangat tertib lalu lintas dan kebersamaan ini terus menegaskan citra Kabupaten Sidoarjo sebagai Kota Santri yang damai, santun dan beradab. Seluruh rangkaian konvoi berjalan aman, tertib dan kondusif hingga rombongan mengakhiri perjalanannya di Pendopo Delta Wibawa," tandasnya. Ary/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru