Keceriaan HUT Ke 21 HIMPAUDI, Bunda PAUD Sidoarjo Ajak 2.500 Anak Menari Bersama dan Wanti-Wanti Bahaya Gadget

republikjatim.com
HUT - Bunda PAUD Sidoarjo dr Sriatun Subandi menari bersama 2.559 anak usia kelompok bermain berkumpul untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 21 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Sidoarjo di GOR Sidoarjo, Rab

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana GOR Serbaguna Sidoarjo mendadak riuh dan penuh warna. Sebanyak 2.559 anak usia kelompok bermain berkumpul untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 21 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Sidoarjo.

​Hadir di tengah-tengah ribuan balita yang menggemaskan, Bunda PAUD Sidoarjo dr Sriatun Subandi membawa keceriaan dengan ikut menari dan bermain bersama. Kehadiran dr Sriatun yang juga didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo Ridho Prasetyo serta Ketua PW HIMPAUDI Jatim Galih Waskito ini menjadi bentuk apresiasi nyata atas perjalanan 21 tahun HIMPAUDI sebagai mitra strategis pemerintah.

Baca juga: Luruskan Tuduhan Proyek Paving Rp 352 Juta, Kades dan Warga Tanggul Wonoayu Buka Suara

​"Mari kita perkuat sinergi antara pemerintah, satuan pendidikan, keluarga, masyarakat dan dunia usaha demi menciptakan ekosistem pendidikan anak usia dini yang lebih kokoh," ujar dr Sriatun Subandi.

​Di balik kemeriahan acara bertajuk "Nyalakan Asa, Wujudkan Pengakuan dan Kesetaraan Guru PAUD" ini, dr Sriatun menyisipkan pesan mendalam khusus untuk para wali murid yang hadir terkait maraknya penggunaan gawai (gadget) pada anak usia dini. Pesan kunci ini disampaikan kepada orangtua.

"Pertama dampingi penggunaan gadget. Jangan menjadikan gawai sekadar "alat penenang" saat anak rewel tanpa pengawasan, karena anak-anak belum bisa menyaring konten sesuai usianya," pinta Sriatun.

Baca juga: Ribuan Anak Padati Lapangan Pasmar 2, Bunda PAUD Sidoarjo Tekankan Pintar Bisa Dipelajari, Kejujuran Harus Dicetak Dini

Selain itu, batasi durasi layar (Screen Time). Jadi orang tua wajib memberikan batasan waktu yang tegas agar anak tidak ketergantungan pada perangkat elektronik.

"Kemudian, bangun komunikasi brkelanjutan. Karena pendidikan PAUD di sekolah harus selaras dengan pendampingan di rumah demi membentuk generasi yang tangguh dan berakhlak mulia," tegasnya.

Baca juga: Diduga Tabrak Peraturan Musdes dan Temukan 177 Data Penerima Bermasalah, Penyaluran Bantuan Kalimati Diadukan Dewan

Sementara acara diakhiri dengan penyerahan hadiah secara langsung oleh Bunda PAUD Sidoarjo kepada para pemenang lomba pendidik:

Juara Harapan MC: Sedati [I], Sukodono [II], Porong [III] | Juara Harapan Dirijen: Tulangan [I], Candi [II], Jabon [III]). Ary/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru