November 2023, Ratusan Stan Grosir Sayur di Pasar Porong Siap Beroperasi

republikjatim.com
SIAP BEROPERASI - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemkab Sidoarjo bakal segera meresmikan Grosir Sayur di Pasar Porong, Kecamatan Porong, Sidoarjo pada November 2023 mendatang, Rabu (18/10/2023).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemkab Sidoarjo berencana bakal meresmikan Grosir Sayur di Pasar Porong, Kecamatan Porong, Sidoarjo pada November 2023 mendatang. Bangunan Grosir Sayur ini memiliki kapasitas yang impresif yakni dengan kemampuan menampung hingga 329 stan pedagang sayur dan buah - buahan.

Kabid Pasar Disperindag Pemkab Sidoarjo, Hoedy Prasetyo mengatakan sebelum peresmian Grosir Sayur, penjual sayur dan buah yang akan berjualan di tata sesuai dengan stan yang tersedia.

Baca juga: Ketat, Pemkab Sidoarjo Larang Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene Beroperasi, BGN Bakal Biayai Korban Keracunan

"Insyaallah dalam minggu depan pembagian stan untuk para penjual sayur dan buah yang akan menempati masing-masing stan dilaksanakan, termasuk tambahan buat pedagang asli Sidoarjo," ujar Hoedy Prasetyo saat dikonfirmasi, Rabu (18/10/2023).

Lebih jauh pria yang akrab disapa Hoedy ini menjelaskan untuk luasan masing-masing stan berbeda-beda. Hal itu disesuaikan dengan kebutuhan para pedagang.

Baca juga: Antusiasme Meningkat, Festival Gamelan Kahuripan IV Jadi Ajang Gen Z Sidoarjo Rawat Budaya

"Kami membangikan stan dengan tipe A,B,C, dan D. Semua tipe ini memiliki ukuran yang berbeda-beda. Untuk tipe A kami siapkan sebanyak 29 unit, tipe B sebanyak 234 unit, untuk tipe C sebanyak 60 unit dan terakhir tipe D ada sebanyak 6 unit," ungkapnya.

Hoedy juga berharap langka dan upaya ini mampu mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Sidoarjo. Selain itu mampu meningkatkan aksesibilitas produk-produk pertanian segar bagi warga Sidoarjo dan sekitarnya.

"Pasar Grosir Sayur diharapkan mampu memperkuat ekonomi Kabupaten Sidoarjo serta memungkinkan petani lokal untuk mengakses pasar yang lebih luas sekaligus memberikan pilihan kepada masyarakat untuk komoditi sayur dan buah-buahan yang segar dan berkualitas," tegas Hoedy.

Baca juga: Tak Boleh Banyak Administrasi, Bupati Subandi Minta Kades dan BPD "Gercep" Berinovasi Bangun Desa

Diberitakan sebelumnya, relokasi pedagang dilakukan selain agar Pasar Porong tampak lebih bersih juga untuk menyatukan semua pedagang dalam satu stan. Hal ini sekaligus agar tidak tumpang tindih dengan tempat bongkar muat barang (loading dock) yang ada di dalam Pasar Porong. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru