Wabup Sidak Proyek Rehab Jalan Bulang Rp 4,1 Miliar Tanpa Didampingi Pejabat


Wabup Sidak Proyek Rehab Jalan Bulang Rp 4,1 Miliar Tanpa Didampingi Pejabat SIDAK - Wabup Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin didampingi Kades Bulang, Kecamatan Prambon, Abdul Khodir sidak proyek pembangunan jalan rabat beton senilai Rp 4,1 miliar di Desa Bulang, Kecamatan Prambon menuju Krembung, Rabu (09/10/2019).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) ke proyek pembangunan (rehab) JL Raya Bulang, Kecamatan Prabon menuju Krembung, Sidoarjo. Sayangnya, sidak proyek jalan dengan pagu Rp 4,78 miliar dan dimenangkan rekanan CV Jaya Wibowo dengan nilai penawaran Rp 4,1 miliar ini, tanpa didampingi Pejabat Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Pemkab Sidoarjo maupun Camat.

Akan tetapi, Wabup Sidoarjo hanya didampingi Kades Bulang, Kecamatan Prambon, Abdul Khodir beserta staf dan perangkat Desa Bulang. Sedangkan lainnya adalah pekerja proyek jalan rabat beton itu.

"Kami hanya ingin memastikan langsung sejauh mana progres (perkembangan) perbaikan jalan penghubung antara Kecamatan Prambon dan Kecamatan Krembung. Alhamdulillah hasilnya progres pembabgunanya sudah cukup baik," terang Nur Ahmad Syaifuddin di lokasi proyek, Rabu (09/10/2019).

Selain itu, Wabup Sidoarjo yang akrab dipanggil Cak Nur ini menguraikan proyek perbaikan dan peningkatan jalan ini menelan anggaran sebesar Rp 4,1 miliar. Anggaran sebesar itu untuk pembangunan jalan selebar 7 meter dengan panjang volume pekerjaan sampai 625 meter.

"Perbaikan jalan rabat beton ini di perbatasan Kecamatan Prambon menuju Kecamatan Krembung. Kami berharap pekerjaan proyek ini selesai sesuai jadwal yang ditetapkan," pintahnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan menyebutkan, proyek itu masih dalam tahap urukan sisi selatan pada tahap pemadatan. Rencananya jalan yang rusak parah itu bakal dipasang besi rigid beton untuk dicor. Sedangkan di bagian timur, pekerja proyek menggunakan alat berat untuk meratakan ketinggian jalan yang masih belum sama itu. Sementara untuk menghindari pengendara jalan yang nekat melintasi jalan itu, pekerja memasang baja sebagai penghalang masuk jalan utama menuju Porong itu.

Sementara Kades Bulang, Abdul Khodir menegaskan jalan yang ditinggikan itu sudah lama tidak tersentuh perbaikan jalan selama 5 tahun terakhir. Karena dengan perbaikan itu, masyarakat menyambut baik perbaikan jalan itu.

"Sebelumnya jalan rusak dan berlubang. Bahkan sering mobil terperosok ke jalan berlubang ini. Karenanya warga menyambut baik proyek peningkatan jalan ini," tandasnya. Waw