Usai Melahirkan, Pelajar Ibu Kandung Bayi di Wonoayu Diduga Merancang Skenario Sebagai Penemu


Usai Melahirkan, Pelajar Ibu Kandung Bayi di Wonoayu Diduga Merancang Skenario Sebagai Penemu DIRAWAT - Bayi laki-laki seberat 2,6 kilogram dan panjang 48 sentimeter yang ditemukan di dalam kardus menjalani perawatan.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tim penyidik Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo bergerak cepat menangani kasus penemuan bayi tampan dengan berat 2,6 gram dan memiliki panjang 48 sentimeter. Tim penyidik menduga jika ibu kandung bayi yang ditemukan di dalam kardus belakang rumah warga Dusun Sonocandi, Desa Candinegoro, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo adalah warga setempat yang masih berstatus pelajar salah satu SMA di Krian.

"Kasus kemarin itu, sebenarnya bukan membuang bayi. Tapi pelajar perempuan ini melahirkan sendiri di dalam rumahnya. Karena takut ketahuan orang tuanya, dia membuat skenario dengan mengaku menemukan bayinya sendiri itu," terang Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Harris Selasa (30/04/2019).

Lebih jauh, Harris mengungkapkan setelah proses penyelidikan, olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi, tim penyidik Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo menduka pelaku pembuangan bayi di Sidoarjo diduga AS (16) pelajar warga setempat yang tak lain penemu bayi berjenis kelamin laki-laki itu. Menurutnya, AS melahirkan di dalam rumah.

"Tapi karena takut ketahuan orang tuanya memiliki anak, terduga bersekenario seakan-akan menemukan bayi itu," imbuhnya.

Harris menguraikan sebelum tim penyidik menemukan ibu kandung bayi malang itu, petugas Polsek Wonoayu berupaya melacak dan mencari ibu kandung bayi itu. Yakni dengan memeriksa para saksi di sekitar lokasi kejadian.

"Di lokasi kejadian, waktu itu tidak timukan tanda-tanda bekas orang melahirkan. Termasuk di semak-semak yang awalnya diduga warga sekitar menjadi lokasi sumber suara terdengar jeritan orang melahirkan itu. Hasilnya, kami meyakini ibu kandungnya pelajar itu," tegasnya.

Sementara berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lapangan selama ini, AS masih tinggal bersama orang tuanya. Orangtua pelaku selama ini setiap hari bekerja di pabrik dengan sistem berangkat pagi dan pulang sore.

"Kemungkinan bapaknya tidak tahu anaknya hamil. Karena bekerja di pabrik berangkat pagi pulang sore," tandas warga di sekitar lokasi kejadian.

Diberitakan sebelumnya, warga Dusun Sonocandi, Desa Candinegoro, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo digegerkan penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki dengan berat 2,6 kilogram dan panjang 48 sentimeter di dalam kardus. Bayi tampan itu ditemukan di pintu belakang rumah, milik salah satu warga setempat. Usai ditemukan bayi dievakuasi ke Puskesmas Wonoayu untuk mendapatkan perawatan tim medis. Waw