Usai Jamaah Subuh, Bacabup Muhdlor Blusukan Menyapa Warga Ajak Kurangi Sampah Plastik


Usai Jamaah Subuh, Bacabup Muhdlor Blusukan Menyapa Warga Ajak Kurangi Sampah Plastik BLUSUKAN - Bacabup Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali mulai blusukan ke sejumlah pasar tradisional dan pasar krempyeng di Desa Geluran, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Kamis (09/01/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Seusai menggelar deklarasi pencalonan diri sebagai Bakal Calon Bupati (Bacabup) Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali mulai menyapa masyarakat Kecamatan Taman, Kamis (01/09/2020).

Dalam blusukan itu, kader NU millenial yang akrab dipanggil Gus Muhdlor ini menyasar 3 tempat sekaligus. Yakni 2 di toko peracangan, pedagang sayur dan 1 pasar krempyeng yang ada di Desa Geluran, Kecamatan Taman, Sidoarjo.

Namun, sebelum ke sejumlah lokasi itu, Gus Muhdlor menyempatkan untuk shalat berjamaah subuh di Masjid Roudlotul Jannah Geluran. Kedatangan Gus Muhdlor sempat mengejutkan ibu-ibu yang berbelanja pagi itu. Meski demikian suasana berangsur akrab saat putra keenam KH Agoes Ali Masyhuri itu mengajak mereka bercanda.

Salah satu warga Ny Sri Handayani mengaku tak menyangka kalau pria yang fotonya terpampang di ratusan spanduk di pinggir jalan itu menghampiri kampungnya.

"Sempat kaget. Kok kesini pagi-pagi. Kami sangat senang. Apalagi, kami sempat berbincang dengan Gus Muhdlor. Beliau berpesan jika terpilih jadi Bupati Sidoarjo agar tetap menjaga silaturahmi ke warga. Harapannya, agar warga bisa menyampaikan keluhan dan memberi masukan secara langsung," ucapnya kepada republikjatim.com, Kamis (09/01/2020).

Tak hanya berkunjung, Gus Muhdlor juga memberikan dan membagi-bagikan kantong belanja dan mengajak ibu-ibu tidak lagi menggunakan plastik. Kampanye tidak menggunakan plastik itu agar warga sadar akan bahasa sampah plastik.

"Ini merupakan salah satu cara kami berkenalan dengan masyarakat. Ini bagian dari investasi sosial saya. Sebelum memilih harus kenal dulu," papar Alumnus Unair ini.

Bagi Gus Mudlor, cara berkenalan dengan 2 macam cara. Yakni formal dan informal. "Karena tidak semua masyarakat bisa didekati dengan cara-cara yang formal," tegas Alumnus SMAN 4 Sidoarjo.

Sementara Gus Muhdlor mengaku senang dan mengapresiasi lantaran penerimaan masyarakat sangat baik. Apalagi, tampak antusias dan banyak yang mengajak berswafoto. Karena itu, kata Gus Muhdlor menyapa masyarakat pasar dan mensosialisasikan bahaya kantong plastik sangat penting demi penanganan masalah sampah di Sidoarjo.

"Program ini masuk dalam grebeg pasar dan pengurangan sampah plastik," tandasnya. Hel/Waw