Tersangka Pembakar Mobil Via Vallen Peragakan 21 Adegan


Tersangka Pembakar Mobil Via Vallen Peragakan 21 Adegan REKA ULANG - Tersangka pembakaran mobil Alphard milik Via Vallen, Vije warga Medan memeragakan 21 adegan dalam reka ulang, Rabu (26/08/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tersangka pembakaran mobil mewah Toyota Alphard milik pedangdut Via Vallen, yakni Vije memeragakan 21 adegan proses pembakaran mobil milik korban. Pria asal Medan, Sumatera Utara itu memeragakan 21 adegan itu disaksikan penyidik Polresta Sidoarjo dan Polsek Tanggulangin.

Selain itu, juga disaksikan Jaksa Penuntut Umum (JPU), pengacara tersangka serta keluarga korban pembakaran mobil di gang rumah Via Vallen di Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo itu. Adegan itu di peragakan di sekitar mobil Toyota Alphard Nopol W 1 VV yang masih terlihat hangus bekas terbakar itu.

Dalam reka adegan itu, kasus pembakaran terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Reka ulang dalam aksi pembakaran yang sempat terekam kamera CCTV, tersangka membawa botol air mineral berisi bahan bakar (bensin).

"Ada sebanyak 21 adegan yang diperagakan tersangka. Dari awal tersangka ini datang menaiki kendaraan ojek hingga turun dan mondar-mandir di depan rumah Via Vallen. Setelah itu membakar mobil Toyota Alphard," ujar JPU Kejari Sidoarjo, Rabu (26/08/2020).

Sementara Mella adik kandung Via Vallen mengaku sangat kecewa berat. Alasannya, tersangka memeragakan 21 adegan aksi pembakaran itu dengan tersenyum.

"Kami (keluarga) sangat kesal dan gemas karena mobil yang dibakar tersangka hasil kerja keras kakak (Via Vallen)," ungkapnya.

Selain itu, Mella mewanti-wanti agar kasus pembakaran itu tidak terulang lagi. Bahkan menjadi pembelajaran tersendiri bagi keluarga Via Vallen ke depan agar lebih ekstra hati-hati.

"Soal tuntutan hukuman, kami (keluarga) sepenuhnya menyerahkan kepada pihak berwajib. Kami berharap tersangka mendapat hukuman yang tepat sesuai perbuatannya," tegasnya.

Saat ini pihak keluarga maupun Via Vallen bakal lebih ekstra berhati-hati, terutama untuk keamanan. Apalagi, sebelumnya Via Vallen selalu berpikiran positif dan tidak berpikiran negatif kepada orang yang tidak suka.

"Sejak peristiwa (pembakaran) itu beberapa fans berkunjung ke rumah. Banyak yang datang dari luar Jawa. Tapi pihak keluarga masih trauma," tandasnya. Yan/Waw