Resahkan Pengguna Jalan, Lima Anak Punk Digiring Petugas Polsek Jetis


Resahkan Pengguna Jalan, Lima Anak Punk Digiring Petugas Polsek Jetis DIGIRING - Lima anak punk digiring ke Polsek Jetis untuk diberi pembinaan karena meresahkan warga dan pengguna jalan, Jumat (24/01/2020).

Ponorogo (republikjatim.com) - Setelah menerima banyak pengaduan dari masyarakat terutama pengguna jalan, Petugas Polsek Jetis langsung bergerak. Petugas mendapatkan laporan adanya beberapa anak punk yang ngamen di lampu merah perempatan Jetis. Seketika petugas Polsek Jetis menindaklanjuti pengaduan masyarakat itu. Ketika ditindak polisi berhasil mengamankan dan menggiring lima anak punk ke Polsek Jetis, Jum'at (24/01/2020).

"Mereka (anak punk) diamankankan karena aktivitas sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas di daerah itu. Kelima anak punk yang digelandang ke Polsek Jetis selanjutnya diberikan pembinaan. Apalagi, kegiatan mereke tidak hanya dikeluhkan penggunaan jalan," kata Kepala SPKT II Polsek Jetis, Aiptu Heri Widodo kepada republikjatim.com, Jumat (24/01/2020).

Heri menceritakan pengamanan kelima anak punk ini untuk mencegah terjadi gangguan keamanan. Saat diberi pembinaan di Polsek Jetis, kelima anak punk ini mengaku mengamen untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Karena tidak mempunyai pekerjaan tetap," imbuhnya.

Sementara Kapolsek Jetis, AKP Suwito pihaknya membenarkan karena adanya pengaduan dari warga. Terutama para pengguna jalan karena mengganggu arus lalu lintas. Karenanya, pihaknya memberikan pengertian kegiatan mereka dapat mengganggu arus lalu lintas bisa menyebabkan kecelakaan.

"Selain kami tekankan mereka tidak mengulangi lagi perbuatannya lagi," tandasnya. Mal/Waw