Polsek Krembung Sosialisasi Berita Hoax Penculikan Anak


Polsek Krembung Sosialisasi Berita Hoax Penculikan Anak SOSIALISASI - Kapolsek Krembung AKP Purwanto menggelar sosialisasi berita pwnculikan anak hoax di UPTD Kecamatan Krembung, Sabtu (30/11/2019).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kapolsek Krembung, AKP Purwanto menggelar rapat koordinasi di Kantor UPTD Kecamatan Krembung, Sabtu (30/11/2019) kemarin. Kegiatan itu diikuti para Kepala SDN/MI se Kecamatan Krembung.

Dalam papaparan dan pembelakan itu, Kapolsek menjelaskan soal berita hoax tentang penculikan anak yang sebelumnya marak di Media Sosial (Medsos).

Kapolsek Krembung, AKP Purwanto mengatakan kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman serta pengertian terhadap para guru dan kepala sekolah soal isu yang beredar. Terutama tentang isu penculikan anak adalah berita tidak benar atau hoax.

"Himbauan ini agar dapat di sampaikan ke para guru, wali murid dan untuk semua lapisan masyarakat," kata Purwanto.

Lebih jauh, Purwanto menguraikan pascakegiatan ini, para Kepala Sekolah SDN/MI harus aktif memberikan himbuan terhadap anak didiknya. Yakni agar berhati-hati dan waspada saat perjalanan berangkat maupun pulang sekolah. Selain itu, wali murid atau orang tua siswa, harus mau mengantar dan menjemput anaknya yang sekolah.

"Ini untuk memastikan anak-anak sudah masuk sekolah dengan selamat. Begitu juga sebaliknya. Jangan mudah terprovokasi berita yang tidak jelas. Seperti halnya berita hoax terkait kasus penculikan anak. Kalau menerima share berita dari WA kurang jelas, jangan sekali-kali mengirimkan ke semua orang atau diupload di Medsos. Kalau ada orang tidak dikenal dan mencurigakan di lingkungan sekolah segera hubungi Polsek Krembung," tegasnya.

Sementara itu, selain cara-cara sebelumnya, Purwanto meminta agar semua sekolahan SDN/MI segera memasang CCTV di depan lokasi penjemputan maupun di dalam sekolah atau di tempat yang startegis. Selain itu, untuk orang tua (wali murid) dan anak-anaknya agar tidak memakai perhiasan waktu sekolah.

"Hal ini berlaku pada penjaga sekolah (security) juga harus mewaspadai semua orang yang mengantar dan menjemput anak sekolah," tandasnya. Yan/Waw