Perempuan Sebatangkara di Ponorogo Ditemukan Tewas Membusuk di Toilet


Perempuan Sebatangkara di Ponorogo Ditemukan Tewas Membusuk di Toilet EVAKUASI- Sejumlah petugas di TKP mengevakuasi jasad korban, Sjamsiatin (51) dari rumahnya di JL Juanda, Kelurahan Tonatan, Kecamataan/Kabupaten Ponorogo untuk dibawa ke kamar jenazah RSUD dr Hardjono, Ponorogo, Kamis (05/12/2019) malam.

Ponorogo (republikjatim.com) - Warga Kelurahan Tonatan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo digemparkan dengan penemuan mayat perempuan yang kondisinya sudah membusuk di dalam toilet (WC) rumah miliknya. Korban ditemukan, Kamis malam (05/12/2019) sekitar pukul 21.00 WIB.

Mayat perempuan yang ditemukan membusuk dalam toilet ini tak lain adalah Sjamsiatin (51) warga JL Juanda, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo. Selama ini, korban ini dikenal hidup sebatangkara.

Jenazah korban kali pertama ditemukan Imam Santoso (36) warga setemoat dan Bayu Hari Saputro (34) warga JL Gunoseco, Desa/Kecamatan Siman, Ponorogo.

"Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal," kata Kasubag Humas Polres Ponorogo, Ipda Edi Sucipto kepada republikjatim.com, Kamis (05/12/2019) malam.

Edi menceritakan awalnya saksi Imam Santoso yang saat itu sedang duduk di samping rumah korban mengaku curiga ketika beberapa hari tidak melihat korban keluar rumah. Selain itu, kondisi rumah Korban terkunci dari dalam. Kemudian saksi mengajak Bayu Hari Saputro untuk mengecek ke dalam rumah korban dengan persetujuan warga.

"Setelah kedua saksi mendobrak pintu rumah korban dan memeriksa ke dalam rumah korban, akhirnya mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia di dalam WC rumah Korban. Jenazah korban dalam kondisi sudah membusuk," imbuhnya.

Setelah mengetahui kejadian itu, kedua saksi dan warga melaporkan kejadian ini ke Polsek Ponorogom Petugas langsung olah TKP dan mengevakuasi jenazah korban dibawa ke kamar jenazah RSUD Dr Hardjono Ponorogo.

"Berdasarkan keterangan warga, korban terakhir kali terlihat keluar rumah, sekitar Selasa (03/12/2019). Selain hidup sebatang kara korban juga punya riwayat gangguan jiwa," pungkasnya. Mal/Waw