Penyerahan Nomor Urut Terakhir, KPU Pastikan 3 Paslon Turut Kontestasi Pilkada Sidoarjo


Penyerahan Nomor Urut Terakhir, KPU Pastikan 3 Paslon Turut Kontestasi Pilkada Sidoarjo NOMOR URUT - Ketua KPU Sidoarjo, M Iskak menyerahkan nomor urut kepada Paslon nomor urut 3, Kelana Aprilianto - Dwi Astutik (Berkelas) yang baru ditetapkan dan mendapatkan nomor urut di Fave Hotel Sidoarjo, Senin (28/09/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidoarjo memastikan bakal ada 3 Pasangan Calon (Paslon) yang siap bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sidoarjo 9 Desember 2020 mendatang. Ini menyusul, KPU menetapkan Paslon nomor urut 3, Kelana Aprilianto - Dwi Astutik (Berkelas) di Fave Hotel Sidoarjo, Senin (28/09/2020).

Sebelumnya dua Paslon lainnya sudah menetapkan dua Paslon lainnya pada 24 September 2020 lalu. Yakni Paslon nomor urut 1 Bambang Haryo Soekartono - M Taufiqulbar (BHS-Taufiq) dan Paslon nomor urut 2 Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) - Subandi.

Ketua KPU Sidoarjo, M Iskak mengatakan jika hari ini adalah pengundian nomor urut tahap kedua. Alasannya, karena ada situasi yang berbeda di Pilkada Sidoarjo.

"Karena Covid-19, aturannya memang kami diperkenankan membuat tahapan sendiri, baik tahapan pemeriksaan kesehatan maupun penetapan. Yang pasti Pilkada Sidoarjo bakal diikuti 3 Paslon. Dua paslon Nomor Urut 1 dan 2 sudah diundi beberapa hari lalu. Hari ini tidak ada pengundian. Kami langsung menetapkan karena tinggal satu nomor. Yakni nomor 3 Paslon PDIP dan PAN (Kelana Aprilianto-Dwi Astutik)," ujarnya kepada republikjatim.com, Senin (28/09/2020) usai penyerahan nomor urut.

Sementara Cabup Kelana Aprilianto mengaku sangat bersyukur mendapatkan nomor urut 3. Baginya angka 3 merupakan angka keberuntungan. Alasannya, karena sesuai nomor urut PDI Perjuangan sebagai partai pengusungnya.

"Saya bersukur ditetapkan sebagai Paslon Bupati dan Wakil Bupati. Setelah ini, kami akan mengikuti tahapan dalam kontentasi Pilkada Sidoarjo. Kami tetapkan menerapkan protobol kesehatan dan semua yang ditetapkan KPU dan Bawaslu. Kami mengutamakan kesehatan bagi seluruh masyarakat Sidoarjo," tandasnya. Rik/Waw