Mediasi Gagal, Nasabah Gugat BRI Ponorogo Tetap Ngotot Ganti Rugi


Mediasi Gagal, Nasabah Gugat BRI Ponorogo Tetap Ngotot Ganti Rugi PERKARA - Majelis Hakim memastikan penggugatan BRI tetap pada tuntutannya lantaran mediasi yang digelar selama beberapa kali antara penggugat, Didin Irianawati (nasabah) dan BRI Cabang Ponorogo tak membuahkan hasil, Rabu (09/10/2019).

Ponorogo (republikjatim.com) - Perjalanan panjang nasabah, Didin Irianawati yang menggugat BRI Cabang Ponorogo masih terus bergulir. Kendati Pengadilan Negeri (PN) Ponorogo sudah menggelar mediasi sebanyak lima kali, akan tetapi hasilnya tetap tidak ada mufakat antara penggugat dan yang digugat. Karena itu, tim majelis hakim akhirnya menggelar sidang gugatan perdana di ruang Cakra Pengadilan Negeri Ponorogo, Rabu (09/10/2019).

Dalam sidang perdana antara penggugat, Didin Irianawati (nasabah BRI) dan tergugat BRI Cabang Ponorogo ini, penggugat yang diwakili kuasa hukumnya, Munawar tetap sesuai tuntutannya.

"Kami tetap pada tuntutan waktu mediasi. Klien kami minta ganti rugi tabungan yang berkurang Rp 87, 65 juta. Kami minta ganti senilai yang hilang itu," kata Munawar.

Dalam sidang yang dimulai pukul 16.15 WIB itu, Munawar menilai persidangan harus ditempuh. Lantaran sejak uang kliennya terkurang puluhan juta itu, mulai dua tahun lalu tak ditanggapi serius. Bahkan kliennya sudah melapor baik ke kepolisian maupun BRI, BI Kediri, hingga ke DPRD serta mediasi tak ditanggapi serius.

"BRI Ponorogo tetap tidak memenuhi tuntutan klien kami agar mengganti penuh uang nasabah yang hilang itu sebagai bentuk perlindungan nasabah," tegasnya.

Bagi Munawar, hilangnya tabungan nasabah itu merupakan kelemahan pengamanan pihak BRI. Selama ini nasabah (masyarakat) mau menabung di BRI karena diyakini aman. Tapi kenyataannya sepertinya bank tidak mampu melindungi tabungan nasabahnya itu.

"Karena dalam sidang perdana ini kuasa hukum BRI belum memberikan jawaban, maka majelis hakim memutuskan sidang dilanjutkan Selasa (14/10/2019) mendatang," ungkapnya.

Sementara BRI Cabang Ponorogo yang diwakili kuasa hukumnya ketika dimintai keterangan sejumlah wartawan tetap bungkam sambil terus berjalan seakan menghindari pertanyaan dan sorotan kamera wartawan.

"Kami ngak bisa memberi jawaban dan ngak berhak memberikan jawaban. Sidang lanjutan ikuti sesuai panggilan Selasa pekan depan," kata kuasa hukum BRI Cabang Ponorogo sembari berjalan dan enggan menyebut namanya ini. Mal/Waw