Lima Pejabat Pemkab Sidoarjo Peserta Pelatihan Belajar Labinov Beken Masuk Lima Besar


Lima Pejabat Pemkab Sidoarjo Peserta Pelatihan Belajar Labinov Beken Masuk Lima Besar PENYERAHAN - Plh Bupati Sidoarjo, Achmad Zaini menyerahkan sertifikat pelatihan belajar Labinov di Aula BKD Pemkab Sidoarjo, Selasa (15/09/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan IV Pemprov Jawa Timur di Sidoarjo ditutup Plh Bupati Sidoarjo, Achmad Zaini, di Aula Badan Keprgawaian Daerah (BKD) Pemkab Sidoarjo, Selasa (15/09/2020). Penutupan ini dihadiri secara virtual Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai.

Kepala BKD Pemkab Sidoarjo Sidoarjo, Ridho Prasetyo, mengatakan Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan IV dimulai sejak tanggal 4 Maret hingga tanggal 15 September 2020. Pelatihan diikuti 30 peserta yang berasal dari Pejabat Administrator di lingkungan Pemkab Sidoarjo. Metode pembelajarannya secara in class dan out class.

"Untuk materi kepemimpinan administrator peserta melaksanakan studi lapang secara daring ke kota Makassar yang diselenggarakan tanggal 22 - 26 Juli 2020. Dengan lokus Dinas Kesehatan Kota Makassar dengan beberapa program unggulannya. Lokus BPSDM Kota Makassar dengan program unggulan Layanan Publik Program Laboratorium Motivasi Berbasis Kemitraan (Labinov Beken) dan lokus Kecamatan Rappocini dengan program unggulan," ujarnya, Selasa (15/09/2020).

Menurut Ridho berdasarkan hasil rapat koordinasi dan evaluasi panitia dan BPSDM Provinsi Jawa Timur, memutuskan semua peserta berjumlah 30 orang dinyatakan lulus. Peserta yang dinyatakan lulus masuk dalam 5 besar. Diantaranya peringkat 5, Nusfa Muzdalifah dari DLHK, peringkat 4 Wahyu Herison Made dari PMD PTSP, peringkat 3 Dwi Eko Saptono dari Skretariat Daerah dan peringkat 2 Zainul Arifin Umar dari BKD.

"Untuk peringkat 1 dr Syamsuhadi dari RSUD Sidoarjo dengan judul Peningkatan Layanan Rawaţ Jalan dengan Telemedice di Era New Normal," tegasnya.

Sementara Plh Bupati Sidoarjo, Achmad Zaini memberi apresiasi tinggi terhadap berbagai proyek perubahan sebagai inovasi dari peserta. Hal ini berdampak pada peningkatan palayanan publik.

"Setiap aksi perubahan di masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan era globalisasi menuju ke arah yang lebih baik, lebih berprioritas, berbobot dan mampu memenuhi harapan publik," tandasnya.

Di akhir kegiatan, secara simbolis Plh Bupati sidoarjo melepas ID peserta dan menyerakkan sertifikat tanda lulus. Hel/Waw