Lantik 51 Pejabat Eselon 2 ,3 dan 4, Gus Muhdlor Instruksikan Buat Kebijakan Berbasis Kepentingan Publik Sidoarjo


Lantik 51 Pejabat Eselon 2 ,3 dan 4, Gus Muhdlor Instruksikan Buat Kebijakan Berbasis Kepentingan Publik Sidoarjo MUTASI - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) melantik sebanyak 51 pejabat struktural eselon 2, 3 dan 4 dilantik dan diambil sumpahnya di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (21/20/2021) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Mutasi dan promosi dilingkungan Pemkab Sidoarjo mulai dilakukan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor). Sebanyak 51 pejabat struktur terdiri dari eselon 2, 3 dan 4 dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (21/10/2021) malam.

Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali mengatakan untuk pejabat yang baru saja dilantik Bupati yang akrab dipanggil Gus Muhdlor mengintruksikan agar membuat sejumlah kebijakan yang berbasis kepentingan publik (masyarakat). Yakni kebijakan yang berorientasi pada kepentingan publik. Peningkatan pelayanan ke masyarakat menjadi skala prioritas Bupati Sidoarjo.

"Untuk pejabat yang baru saja dilantik saya berpesan agar segera membuat kebijakan yang membumi. Kebijakan yang berangkat dari kepedulian terhadap masyarakat," ujarnya.

Formasi birokrasi yang rancang Bupati Sidoarjo ini, birokrasi yang peka dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Konsep birokrasi yang dalam program kerjanya melibatkan aspirasi masyarakat.

"Birokrasi yang peka dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, melalui mekanisme jaring aspirasi masyarakat. Pembangunan yang melibatkan peran masyarakat serta memperhatikan potensi dan sumber daya yang ada dengan memberdayakan masyarakat," imbuhnya.

Sedangkan pejabat yang menempati wilayah kecamatan oleh Gus Muhdlor diinstruksikan meningkatkan pelayanan publiknya. Pelayanan yang diharapkan masyarakat yaitu cepat, efektif dan ramah. Karena pelayanan publik di wilayah merupakan wajah dari pelayanan pemerintah daerah.

"Khusus kepada para pejabat yang dilantik di wilayah kecamatan saya instruksikan untuk segera turut serta berperan aktif dalam satu meningkatkan mutu pelayanan, meningkatkan efektivitas pelayanan mengingat wilayah merupakan ujung tombak pelayanan pemerintah daerah. Harapannya, pelayanan publik di wilayah memberikan kepuasan kepada masyarakat," tegas Gus Muhdlor.

Rotasi (mutasi) pejabat menurut Gus Muhdlor merupakan bagian dari reformasi birokrasi agar roda birokrasi berjalan dengan baik.

"Perputaran dalam organisasi merupakan bagian dari reformasi birokrasi, sekaligus perubahan secara menyeluruh agar birokrasi berjalan dengan baik," tandasnya.

Sementara sejumlah pejabat yang dilantik malam itu, diantara Dr M Bahrul Amig (Kepala DLHK), Ari Suryono (Kepala BPPD), Tirto Adi (Kepala Dindik), Asrofi (Kepala Dinsos), Sigit Setyawan (Kepala Dinas PUBM dan SDA), Benny Airlangga (Kepala Dishub), Ridho Prasetyo (Kepala Dinas Perputakaan dan Kearsipan), Mulyawan (Kepala PMD), Mustain Baladan (Kepala Bakesbangpol), Anik (Asisten II), Medi Yulianto (Staf Ahli), Fredik Soeharto (Staf Ahli), Nur Rochmawati (Staf Ahli), Ali Sarbini (Camat Sukodono), Mahmud (Camat Taman), Lukman Sanjaya (Camat Candi), Imam Mukhri (Kabag Kerjasama), Asmara (Kabag Pemerintahan), Sulistyo (Kabag Umum Sekwan) dan Setyo Winarno (Kabag Perundangan-Undangan) dan lain-lainya. Hel/Waw