Kunjungan ke 45 Pelajar Luar Negeri, Smamita Terima Magang 3 Mahasiswi Thailand


Kunjungan ke 45 Pelajar Luar Negeri, Smamita Terima Magang 3 Mahasiswi Thailand SERAH TERIMA - Kepala Smamita, Zainal Arif Fakhrudi dan Wakil Dekan Fakultas BHIS, Didik Hariyanto menyerahkan tiga mahasiswi asal Thailand yang bakal magang di SMA Favorit di Taman itu, Senin (13/01/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) menerima magang tiga mahasiswi asal Thailand. Rencananya, ketiga mahasiswi itu, bakal magang selama 2 bulan penuh.

Rinciannya, selama sebulan ketiga mahasiswi itu bakal mempelajari administrasi dan budaya di Smamita. Kemudian sisanya selama sebulan bakal mempelajari administrasi di Rumah Sakit Siti Khotidjah, Sepanjang, Kecamatan Taman, Sidoarjo.

Ketiga mahasiswi itu diantaranya adalah Chayanee Prapchabok (Lady), Piyakamon Hluangna (Gift) dan Wimonnut Riyachan (Nut). Ketiganya berasal dari Khon Khaen University, Thailand. Ketiganya tiba di Sidoarjo diterima Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida). Kemudian diantarakan ke Smamita oleh perwakilan Dekan Umsida.

"Ini kunjungan ke 45 para mahasiswa dan guru yang magang mengajar di sekolah kami," kata Kepala Smita, Zainal Arif Fakhrudi kepada republikjatim.com, Senin (13/01/2020).

Bagi Kepala Smamita yang akrab dipanggil Arif ini, karena ada keinginan mahasiswi yang magang, maka pihaknya berkewajiban menerimanya. Apalagi ketiga mahasiswi asal Thailand itu merupakan mahasiswi semester VII. Apalagi, para mahasiswa dari Universitas Khon Khaen Thailand itu merupakan program kerja sama pertukaran mahasiswa dengan Umsida.

"Kami wajib menerima semua mahasiswi yang magang. Karena ini bisa untuk menambah ilmu, pengetahuan sekaligus budaya bagi para siswa siswi dan guru di Smamita," imbuhnya.

Kunjungan ini, bagi Arif merupakan kunjungan mahasiswi dari luar negeri di Tahun 2020. Akan tetapi, hingga kini masih ada para mahasiswi asal Jepang yang mengajar selama 8 bulan.

"Bahkan rencananya bulan depan bakal ada mahasiswa dari Amerika Serikat yang bakal mengajar lebih lama yakni 1,5 tahun di Smamita. Ini melengkapi para mahasiswa dan guru asal Asia dan Eropa yang magang mengajar di Smamita selama beberapa tahun terakhir," tegasnya.

Sementara salah satu siswi kelas 10 IPS 3 Smamita, Dinda Auliyah Husnah mengaku sangat senang atas kunjungan para mahasiswi itu. Alasannya, dirinya dan teman-temannya bisa kenalan, bertukar budaya dan belajar bahasa Thailand.

"Senang sekali bisa belajar ke para mahasiswi Thailand ini. Apalagi, kami bisa menyambut kedatangan para mahasiswi itu," tandasnya. Hel/Waw