Komisi C Kecewa Bangunan Puskesmas Gedangan Seharga Rp 5,3 Miliar Banyak Melengkung


Komisi C Kecewa Bangunan Puskesmas Gedangan Seharga Rp 5,3 Miliar Banyak Melengkung KECEWA - Sejumlah anggota dan pimpinan Komisi C DPRD Sidoarjo menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) ke proyek pembangunan Puskesmas Gedangan yang hasilnya membuat dewan kecewa banyak bangunan balok cor melengkung, Selasa (29/09/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sejumlah anggota dan pimpinan Komisi C DPRD Sidoarjo mengaku kecewa berat. Hal ini setelah mereka menggelar sidak ke bangunan Puskesmas Gedangan senilai Rp 5,3 miliar.

Selain bangunan setengah jadi itu, kondisinya banyak bangunan yang tidak lurus, sebagian bangunanya terutama balok cor rata-rata melengkung. Kondisinya, diduga kalangan dewan bisa membahayakan masyarakat (pengunjung) Puskesmas Gedangan.

Padahal, proyek yang dikerjakan menggunakan dana APBD Tahun 2019 itu dikerjakan CV Bima Sakti yang selama ini dikenal sebagai spesialis bangunan gedung puskesmas. Sedangkan Konsultan Pengawasnya CV Makarya Enggineering.

"Kami sebagai wakil rakyat sangat kecewa melihat proyek pembangunan Puskesmas Gedangan ini. Karena kasat mata saja banyak balok cor yang melengkung," ujar anggota Komisi C DPRD Sidoarjo, M Nizar kepada republikjatim.com, Selasa (29/09/2020).

Nizar yang juga Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Sidoarjo ini menilai balok cor yang melengkung bisa membahayakan pengunjung dan pasien yang berobat ke Puskesmas Gedangan jika puskesmas itu dioperasikan. Karena itu, pihaknya bersama anggota dan pimpinan Komisi C bakal menindaklanjuti hasil sidak proyek ini.

"Kami akan ada tindaklanjut dari Komisi C. Bisa jadi kami akan menggelar hearing dengan rekanan (pelaksana) maupun dengan konsultan pengawasnya. Bagi kami bangunan itu bisa lolos dan terbayar pekerjaan tak lepas dari campur tangan konsultan pengawas. Termasuk jalur parkir yang bergelombang dan curam," tegas anggota Banggar DPRD Sidoarjo ini.

Sementara Wakil Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, Anang Siswandoko mengaku belum bisa memberikan keterangan hasil sidak proyek Puskesmas Gedangan itu. Pihaknya menjaga kondusifitas dan situasi maupun kondisi di Sidoarjo.

"Untuk hasil sidak kali ini, saya belum bisa komentar di media dulu," tandasnya.

Diketahui saat ini proses pembangunan Puskesmas Gedangan belum selesai total. Saat ini, masih tampak rangka bangunan beton cor itu. Merujuk data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Sidoarjo, pembangunan Puskesmas Gedangan itu dianggarkan dalam APBD 2019 dengan nilai pagu proyek Rp 6,2 miliar. Pemenang tender proyek CV Bima Sakti dengan nilai proyek tersebut Rp 5,3 miliar.

Padahal, pembangunan Puskesmas Gedangan ini diharapkan menambah fasilitas kesehatan bagi masyarakat, khsusnya warga Kecamatan Gedangan. Hel/Waw