Kapolresta Sidoarjo Harapkan Hasil Maksimal dalam Operasi Tumpas Narkoba


Kapolresta Sidoarjo Harapkan Hasil Maksimal dalam Operasi Tumpas Narkoba TUMPAS - Persiapan operasi Tumpas Narkoba dilakukan Polresta Sidoarjo beserta jajaran ditandai Latihan Pra Operasi (Latpraops) Tumpas Narkoba Semeru yang dipimpin Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji, Jumat (21/08/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Polresta Sidoarjo terus berupaya memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba serta obat-obatan terlarang. Salah satunya, mulai 24 Agustus sampai 4 September 2020 akan berlangsung Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2020.

Persiapan digelarnya operasi ini juga dilakukan Polresta Sidoarjo beserta jajaran. Hal ini ditandai dengan Latihan Pra Operasi (Latpraops) Tumpas Narkoba Semeru yang dipimpin Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji, Jumat (21/08/2020) malam.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji mengatakan Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2020 ini dalam rangka penanggulangan peredaran dan penyalahgunaan narkotika serta obat terlarang di tengah pandemi Covid-19. Selain itu, sebagai upaya cipta kondisi menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak di Sidoarjo, agar situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif.

"Operasi ini juga untuk mewujudkan generasi muda dan masyarakat terbebaa dari bahaya narkoba dan obat-obatan terlarang. Siapkan segala sesuatunya agar pelaksanaan Operasi dapat berjalan dengan aman dan lancar sampai dengan selesai. Ini harus dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab sehingga dapat memenuhi target yang ditentukan," ujar Kombes Pol Sumardji, Jumat (21/08/2020) usai Latpraops.

Di tengah pandemi Covid-19 ini, lanjut Sumardji juga mengingatkan kepada anggota saat bertugas dalam pelaksanaan Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2020, selalu menjaga protokol kesehatan. Selain itu, menjaga diri dan jangan lelah memperingatkan masyarakat atas pentingnya mematuhi protokol kesehatan.

"Karena masih adanya peredaran dan penyalahgunaan narkoba serta obat terlarang lainnya di tengah pandemi Covid-19 ini membuat semua sangat memprihatinkan. Maksimalkan pelaksanaan operasi ini. Personel yang bertugas di lapangan harus jeli. Kalau bisa Sidoarjo harus bebas dari narkoba," tandasnya. Yan/Hel/Waw