Kakek Asal Wunut Porong Ditemukan Membusuk di Kebun Singkong Pamotan


Kakek Asal Wunut Porong Ditemukan Membusuk di Kebun Singkong Pamotan EVAKUASI - Petugas Polsek Porong dan Inafis Polresta Sidoarjo mengevakusi jenazah Yasin (68) yang tewas di kebun singkong warga Dusun Kesamben, Desa Wunut, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Sabtu (28/11/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Warga Desa Pamotan, Kecamatan Porong Sidoarjo sempat digemparkan adanya penemuan sosok mayat laki-laki memakai baju warna kuning bermotif kembang-kembang, celana panjang warna biru dongker dan mengenakan topi warna hitam serta sandal warna hitam. Korban ditemukan tewas di area perkebunan singkong milik warga setempat, tepat di belakang Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa setempat, Sabtu (28/11/2020).

Mayat yang membusuk itu adalah Yasin (68) warga Dusun Kesamben, Desa Wunut, Kecamatan Porong, Sidoarjo. Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban kali pertama meninggalkan rumah sekitar 2 (minggu) pekan lalu. Dugaan sementara, korban mengalami pikun sehingga sering pergi tanpa berpamitan kepada pihak keluarga.

"Korban diketahui dalam kondisi meninggal dunia di kebun singkong," ujar Kapolsek Porong Kompol Sarwo Waskito kepada republikjatim.com Minggu (29/11/2020).

Mantan Kasat Binmas Polresta Sidoarjo ini menceritakan korban diduga sudah meninggal dunia sejak beberapa hari sebelum ditemukan. Karena melihat kondisi mayat yang sudah membusuk dan beberapa bagian tubuhnya sudah hitam pekat bahkan sudah melepuh parah.

"Korban kali pertama ditemukan saksi Arip (32), salah satu saksi warga Desa Pamotan saat mengecek kebun singkong miliknya. Saat melangkah kan kaki saksi mencium bau tidak sedap di area kebun singkong. Setelah dicari sumber bau itu, ternyata saksi menemukan mayat korban yang sudah membusuk itu," imbuhnya.

Hasil penemuan jenazah korban itu, lanjut Sarwo kemudian disampaikan ke perangkat desa. Dilanjutkan lapor ke petugas Polsek Porong. Tak berselang lama petugas datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Pusdik Sabhara Porong untuk divisum. Petugas Polsek Porong dan Polresta Sidoarjo menggelar olah TKP dan mengorek keterangan beberapa saksi kejadian," tegasnya.

Sementara itu, kata Sarwo, petugas juga memintai keterangan pihak keluarga korban. Hasilnya keluarga membuat surat pernyataan jika korban benar-benar meninggal karena musibah. Keluarga pun tidak menuntut pihak lain atas musibah kematian korban itu.

"Pihak keluarga korban sudah membuat surat pernyataan penolakan otopsi. Selanjutnya, jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan di TPU Desa Wunut," pungkasnya. Zak/Yan/Waw