Kades Sedenganmijen Tidak Menyangka Terima Video Call Bupati Sidoarjo Sebelum Serbuan Vaksin 500 Dosis


Kades Sedenganmijen Tidak Menyangka Terima Video Call Bupati Sidoarjo Sebelum Serbuan Vaksin 500 Dosis TINJAU - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, anggota DPRD Sidoarjo Sudjalil, Camat Krian Ahmad Fauzi, Kades Sedenganmijen M Hasanuddin dan jajaran saat meninjau vaksinasi kedua dan pembagian bansos kepada lansia, Minggu (17/10/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Sedenganmijen, Kecamatan Krian dan anggota DPRD Sidoarjo bahu membahu bersinergi mensukseskan vaksinasi tahap 2 dengan kuota 500 dosis. Cerita vaksin kedua ini menurut sumber yang diperoleh seperti peribahasa Hasrat Hati Memeluk Gunung Apa Daya Tangan Tak Sampai.

Karena kunjungan langsung Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) bersama pejabat utama lingkungan Pemkab Sidoarjo di sela-sela rutinitas Gowes setiap hari Minggu. Dengan Rute Pendopo - Desa Junwangi - Desa Terik terakhir Desa Sedenganmijen, Kecamatan Krian.

Kades Sedenganmijen, Hasanuddin menceritakan asal mula vaksin itu sekitar pukul 24:00 WIB malam hari tiba-tiba dihubungi Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali lewat Video Call. Gus Muhdlor malah sempat bergurau. Bagi Hasanuddin tidak menyangka sama sekali bisa langsung dihubungi Bupati Sidoarjo. Padahal, jarang bertemu. Makanya suatu kebanggaan kehormatan tersendiri bagi dirinya.

"Atas nama Pemdes Sedenganmijen sekaligus mewakili masyarakat saya menghaturkan terima kasih atas respon cepat tanggap dalam mensukseskan vaksin tahap kedua ini serta pemberian 500 paket sembako bansos," ujarnya kepada republikjatim.com, Minggu (17/10/2021) di sela vaksinasi.

Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) menjelaskan ada laporan jadwal vaksin mendadak malam hari. Menurutnya, zaman sudah berubah dan maju. Tidak usah takut malu atau sungkan dan punya pikiran yang tidak-tidak. Masyarakat Sidoarjo harus proaktif dalam mengadukan permasalahan seperti vaksin dan bansos kali ini.

"Kalau kemudian Pak Kades ada masukan silahkan dilaporkan tidak usah sungkan. Ketika Pak Kades lapor pasti juga akan ditindaklanjuti," paparnya.

Gus Muhdlor memastikan Sidoarjo tidak hanya berhenti di batas level satu. Capaian vaksin di Sidoarjo dosis pertama sudah 74 persen dan dosis kedua 39 persen. Ketika dijumlahkan sudah 109 persen yang divaksin di Sidoarjo. Pihaknya ingin memastikan seluruh masyarakat harus bisa menciptakan herd immunity secara lokal (kelompok) sesuai program yang dicanangkan Presiden RI, Jokowi.

"Ada satu catatan saja untuk Sidoarjo, pencapain untuk lansia masih 45 persen kurang 15 persen. Angkanya sekitar 24.000 orang. Ketika angka 24.000 disunggih (gotong-royong) bareng saya kira seminggu selesai. Dari 350 desa ketika 1 desa 10 orang saja perhari maka sudah selesai. Maka sudah 3.500 orang. Kalau dihiting 7 hari maka 22.000 terselesaikan. Bahkan kita bisa lebih cepat karena tidak mungkin satu desa itu cuma 10," tegasnya.

Sementara anggota DPRD Sidoarjo Sudjalil mengaku desanya mendapat kunjungan spesial dari Bupati Sidoarjo. Menurutnya di Indonesia satu-satunya Bupati termudah dan berinovasi di usianya ke 30 tahun.

"Yang penting di usia 30 tahun mampu menyelenggarakan pemerintahan dan penuh inovatif. Kami ucapan terima kasih sebagai wakil Desa Sedenganmijen dan Pemdes kepada Gus Muhdlor atas sumbangsihnya vaksin dosis kedua maupun bantuan sosialnya," tandasnya. Zak/Waw