IPNU dan IPPNU Krian Galang Dana Bagi Korban Gempa Mamuju dan Majene


IPNU dan IPPNU Krian Galang Dana Bagi Korban Gempa Mamuju dan Majene GALANG DANA - Anggota dan pengurus IPNU dan IPPNU PAC Krian menggalang dana untuk korban gempa Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat di perempatan lampu merah Krian, Sidoarjo, Selasa (19/01/2021) sore.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebanyak 25 anggota dan pengurus Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdalatul Ulama (IPPNU) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Krian menggelar aksi penggalangan dana untuk korban bencana alam Gempa Bumi di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat. Aksi itu digelar di traffic light (lampu merah) perempatan Klenteng Krian, Sidoarjo.

Dalam aksinya, para pelajar ini menggunakan kardus bekas memutar mendatangi para pengguna jalan yang berhenti saat lampu merah nyala. Aksi solidaritas ini, sebagai wujud organisasi yang bergerak dalam bidang keagamaan, pendidikan, ekonomi dan berkecimpung dalam bidang sosial.

"Penggalangan dana ini dilakukan untuk meringankan beban saudara kita yang menjadi korban bencana alam di Mamuju dan Majene," ujar Ketua PAC IPNU Krian, Damang kepada republikjatim.com, Selasa (19/01/2021) sore.

Damang menjelaskan kegiatan penggalangan bantuan donasi seperti ini, sebelumnya juga perna dilakukan IPNU Krian. Yakni saat adanya bencana gempa bumi di Dongala, Palu.

"Alhamdulillah, dalam satu jam kita berhasil mengumpulkan dana dari para pengguna jalan sekitar Rp 1,5 juta," imbuhnya.

Saat ini, kata Damang, dirinya dan rekan-rekannya juga melakukan aksi menggalang dana untuk korban bencana alam gempa bumi di Sulawesi Barat. Pihaknya mengaku merasa prihatin dengan korban bencana gempa bumi di Sulawesi Barat itu.

"Penggalangan dana ini, bentuk kepedulian kami. Teman-teman IPNU dan IPPNU melakukan aksi penggalangan dana ini untuk meringankan beban saudara kita yang terkena musibah," tegasnya.

Rencana hasil penggalang dana, lanjut Damang akan disalurkan kepada lembaga Griya Sedekah sebagai lembaga yang berkompenten di bidangnya.

"Penggalangan dana dengan memutar kardus kosong itu bersifat sukarela kepada para pengguna jalan. Alhamdulillah, hanya dalam waktu satu jam kita bisa mengumpulkan uang dari pengguna jalan sebesar Rp 2,790 juta," jelasnya.

Karena itu, Danang bersama IPNU dan IPPNU Krian mengucapkan berterima kasih atas bantuan uang yang diberikan para pengguna jalan, baik yang mengendarai motor, mobil serta para pejalan kaki. Pihaknya berharap amal dan sedekah para pengguna jalan mendapatkan pahala dan berkah dari Alloh SWT.

"Bagi pengguna jalan, kami mohon maaf karena terganggu aksi penggalangan dana IPNU dan IPPNU yang didampingi Banser," tandasnya. Zak/Hel/Waw