Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020, Dorong TNI-Polri Tingkatkan Disiplin Protokol Kesehatan


Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020, Dorong TNI-Polri Tingkatkan Disiplin Protokol Kesehatan KOORDINASI - Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menggelar koordinasi virtual di Mako Arhanud 8, Gedangan, Sidoarjo bersama Forkopimda Jatim dan Forkopimda Kabupaten/Kota se-Jatim, Kamis (13/08/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebagai tindak lanjut dari dikeluarkannya Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020, untuk merespon penyebaran Covid-19 di Tanah Air, di Mako Arhanud 8 Gedangan, Sidoarjo, Forkopimda Jawa Timur menggelar pertemuan secara virtual dengan Forkopimda Kabupaten/Kota se-Jatim. Langkah sinergitas Pemerintah Daerah bersama TNI-Polri dan instansi terkait ini, mengenai isi Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disipilin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa didampingi Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Widodo Iryansyah dan Kapolda Jatim Irjen Pol Dr Mohammad Fadil Imran mencanangkan peran TNI-Polri dalam penanganan Covid-19 itu. Gubernur Jatim menyampaikan komitmen bersama antara Forkopimda Propinsi Jatim dan TNI-Polri dalam penanganan covid-19. Saat ini pandemi covid-19 masih tetap berlangsung. Untuk itu diharapkan penerapan disiplin protokol kesehatan harus tetap diterapkan. Mulai pemakaian masker, menjaga jarak yang aman, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

"Program ini harus dikuatkan lagi kepada masyarakat di Jatim dalam komando Pangdam V/Brawijaya dan Kapolda Jatim. Pembagian masker harus tetap dilaksanakan, penyampaian edukasi kepada masyarakat dan selalu mensosialisasikan pendisiplinan protokol kesehatan dengan baik. Bahkan ada pengawasan maupun tindakan yang harus ditegakkan atau peringatan maupun sanksi administratif secara tertulis atau lisan," ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada republikjatim.com, Kamis (13/08/2020).

Khofifah mengajak semuanya termasuk masyarakat, untuk mematuhi Inpres No 6 Tahun 2020 tentang Pendisiplinan dan Penegakkan Protokol Kesehatan dalam proses antisipasi penyebaran covid-19 yang baru akan terbit tanggal 14 Agustus 2020 itu.

"Kegiatan ini merupakan momentum yang tepat, bagaimana format bela negara dalam melindungi masyarakat jangan sampai terpapar covid-19. Sekaligus aman dalam kehidupan serta aman dan tenteram," tegasnya.

Sementara Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji menegaskan dengan dicanangkannya Inpres Nomor 6 tahun 2020 tentunya akan dilaksanakan di Sidoarjo.

"Kami bersama Dandim 0816/Sidoarjo, Satpol PP dan instansi terkait akan melaksanakan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 itu dengan sebaik-baiknya. Kami akan beri sanksi tegas kepada warga yang tidak memakai masker dan tidak mentaati protokol kesehatan," ungkapnya.

Sedangkan Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Mohammad Iswan Nusi menilai hal yang sama. TNI akan selalu siap membackup penuh penegakan pelaksanaan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 dalam Peningkatan Disipilin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

"Khususnya di wilayah Sidoarjo," tandasnya. Hel/Waw