Hendak Kirim Sembako, Grand Max Ludes Terbakar di Jabon Sopir dan Kenek Selamat


Hendak Kirim Sembako, Grand Max Ludes Terbakar di Jabon Sopir dan Kenek Selamat LUDES - Mobil box Daihatsu Grand Max bernopol L 8347 bermuatan sembako yang dikemudikan Afin Mashurin (23) warga Desa Satak, Kecamatan Puncu, Kediri ludes terbakar di JL Raya Desa Pejarakan, Kecamatan Jabon, Selasa (20/10/2020) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebuah mobil box Daihatsu Grand Max warna putih beropol L 8347 yang dikemudikan Afin Mashurin (23) warga Dusun Yani, Desa Satak, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri beserta keneknya, Wahyu Pratama Adi Pamungkas (21) warga Dusun Dayangan, Desa Genokwatu, Kecamatan Ngoro, Jombang ludes terbakar. Diduga, kebakaran yang menghanguskan bodi mobil dan sembako yang dimuat itu, dipicu adanya hubungan arus pendek (korsleting) aliran listrik.

Mobil box bermuatan sembako mulai mie instan, susu, rokok, sabun dan air mineral itu ludes terbakar di JL Raya Desa Pejarakan, Kecamatan Jabon, Sidoarjo.

"Dugaan sementara karena adanya korsleting kabel dibawa setir mobil," ujar sopir mobil box, Afin Mashurin kepada republikjatim.com, Selasa (20/10/2020) malam.

Afin menceritakan awalnya, mobil habis kirim barang ke Toko Anton di Dusun Jenjen, Desa Sumogirang, Kecamatan Prambon, Sidoarjo. Sore itu, kemudian mobil menuju hendak kirin lagi menuju Toko Dua Putra di Desa Semambung, Kecamatan Jabon, Sidoarjo. Ketika itu setelah mobil.menaiki jembatan kembar, beberapa meter tepat di pintu masuk Desa Pejarakan di bawah kemudi (setir) mobil terdengar suara kabel terbakar.

"Kratak..kratak.... Suara itu semakin terdengar keras kemudian saya menepikan mobil di pinggir jalan. Tidak lama membuka pintu, terlihat kepulan asap disertai api membesar mobil dan isinya. Seketika saya dan kenek keluar dari mobil untuk menyelamatkan diri," imbuhnya.

Saat keluar, lanjut Afin api justru semakin membesar. Hal itu karena terpaan angin kencang. Seketika api merembet ke bagian belakang mobil.

"Saya dan kenek mobil sudah berusaha mengeluarkan barang muatan itu dari api. Tapi, sebagian barang (sembako) sudah hangus terbakar," tegasnya.

Sementara Kapolsek Jabon, AKP Sumarsono menegaskan dalam kebakaran mobil itu tidak ada korban jiwa. Akan tetapi ada kerugian materiil cukup besar dalam kebakaran mobil ekspedisi itu.

"Kebakaran ini diduga karena korsleting pada kabel mobil," paparnya.

Untuk memadamkan api, petugas melibatkan 2 unit mobil Pemadam Kebakaran (PMK) Unit Porong. Setelah api padam, mobil hangus itu dipasangi police line untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Untuk memastikan penyebab kebakaran mobil itu, petugas Polsek Jabon beserta unit Identifikasi Polresta Sidoarjo masih menggelar olah TKP dan memeriksa beberapa saksi," tandasnya. Yan/Wan