Hendak Curi Kotak Amal di Depan Minimarket, Arek Surabaya Nyaris Dimassa Warga Prambon


Hendak Curi Kotak Amal di Depan Minimarket, Arek Surabaya Nyaris Dimassa Warga Prambon DITAHAN - Tersangka kasus pencurian, Ramanda WF (36) warga Siwalankerto V ditahan petugas Polsek Prambon usai tepergok hendak mencuri kotak amal di depan minimarket Desa Kedungwonokerto, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, Kamis (25/06/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Aksi yang dilakukan Ramanda WF warga JL Siwalankerto V Surabaya tergolong nekat. Pemuda 36 tahun ini berupaya mencuri uang di dalam kotak amal milik Yayasan Insan Peduli Anak Yatim dan Dhuafa yang ad di depan minimarket Desa Kedungwonokerto, Kecamatan Prambon, Sidoarjo.

Namun, naas saat melakukan aksinya, tersangka tepergok salah satu karyawan minimarket itu. Bahkan tersangka nyaris dikeroyok massa.

"Aksi tersangka tepergok salah satu karyawan minimarket (Kurniawan Adi). Begitu saksi tahu tersangka mau mengambil uang di dalam kotak amal itu, saksi langsung teriak maling-maling hingga warga berdatangan. Seketika tersangka kabur ke arah timur," ujar Kapolsek Prambon, AKP Sumarsono kepada republikjatim.com, Kamis (25/06/2020).

Sumarsono menceritakan kasus pencurian itu, terjadi sekitar pukul 11:00 WIB. Saat itu tersangka menyaru sebagai pembeli. Namun, saat keluar dari minimarket, dia menoleh ke kanan dan kiri melihat situasi dan kondisi. Selain itu, berupaya mendekati kotak amal diluar minimarket itu.

"Saat di dekat kotak amal, tersangka menekan dan memukul kaca kotak amal hingga pecah. Tersangka berniat mengambil isi kotak amal itu," imbuhnya.

Saat itu, aksi tersangka tepergok saksi karyawan minimarket itu. Saat berusaha lari dan kabur diamankan warga sekitar. Beruntung petugas Polsek Prambon yang patroli langsung mengamankan tersangka untuk dibawa ke Polsek Prambon beserta sejumlah barang buktinya.

"Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 unit motor Yamaha, sebuah Hand Phone (HP) serta lembaran uang kertas dan koin dengan total senilai Rp 2,335 juta. Barang bukti ini untuk penyelidikan lebih lanjut kasus pencurian ini. Sekarang tersangka masih diperiksa bersama para saksi," tandasnya. Zak/Hel/Waw