Gus Muhdlor Dorong Perbanyak Kajian Publik Demi Memajukan Sidoarjo


Gus Muhdlor Dorong Perbanyak Kajian Publik Demi Memajukan Sidoarjo Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor)

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sejak dilantik pada Pebruari 2021 lalu, Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) selalu mengedepankan konsep pembangunan kolaboratif dan menghapus ego sektoral. Karena itu, Gus Muhdlor mendorong kepada para akademisi maupun organisasi kemasyarakatan agar menyampaikan hasil kajian publik kepada Pemkab Sidoarjo sebagai dasar pengambilan kebijakan Bupati dalam merencanakan pembangunan Kota Delta ke depan.

"Kunci pembangunan itu data, termasuk data masalah. Dapat datanya ya dari riset. Dari data, keluar rekomendasi. Kalau data (resep)-nya tidak tepat, obatnya jadi keliru," ujar Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali saat membuka kegiatan Lokakarya Kajian Risiko dan Kebijakan Pandemi Covid-19 pada Sektor Pendidikan untuk Pemangku Kepentingan di Pendopo Delta Wibawa, Selasa (18/01/2022).

Saat ini, kata Gus Muhdlor Kabupaten Sidoarjo sudah mulai menghilangkan ego sektoral dan lebih mengutamakan kerja kolaborasi. Termasuk, kajian semua pihak diterima. Diantaranya dari kampus dari organisasi lainnya.

"Isinya kritikan pahit pun akan kami terima," imbuhnya.

Selain itu, Gus Muhdlor mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) terkait penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah Muhammadiyah. Bahkan, forum seperti itu juga diimpikan masyarakat Sidoarjo.

"Itu akan lebih banyak dan menarik kalau ditampilkan sektor lain seperti sosial dan politik. Ini akan menjadi panduan pemerintah dalam mengambil kebijakan. Termasuk kajian publik di bidang ekonomi yang sudah 2 tahun menderita atau kena dampak Covid-19," tegasnya.

Bupati muda alumnus Fisip Unair Surabaya ini menilai peran akademisi dan ormas sangat penting sebagai mitra kerja Pemkab Sidoarjo. Bahkan Gus Muhdlor yakin dengan kerja kolaborasi akan menghasilkan public policy (kebijakan publik) yang membumi sesuai dengan kebutuhan masyarakat luas.

"Kolaborasi Ormas seperti NU dan Muhammadiyah dan juga ormas lainnya sangat membantu kerja Pemkab Sidoarjo," paparnya.

Sementara di akhir acara Bupati Alumni SMAN 4 Sidoarjo ini berharap kegiatan yang dilakukan MDMC menghasilkan konsep mitigasi bencana dan menajemen resiko yang matang.

"Yang harus dipetakan dengan baik dalam mengatasi bencana adalah mitigasi dan managemen resiko. Ibaratnya sedia payung sebelum hujan," pungkasnya. Hel/Waw