Duta Anti Narkoba Sidoarjo Diminta Preventif Cegah Peredaran Narkoba


Duta Anti Narkoba Sidoarjo Diminta Preventif Cegah Peredaran Narkoba DUTA - Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah menyerahkan tropi dan hadiah kepada Duta Anti Narkoba Sidoarjo saat Grand Final Pemilihan Duta Anti Narkoba Kabupaten Sidoarjo Tahun 2019 di halaman parkir Mall Suncity Sidoarjo, Sabtu (16/11/2019) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Grand Final Pemilihan Duta Anti Narkoba Sidoarjo Tahun 2019 yang diselenggarakan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pemkab Sidoarjo. Puncak acara itu digelar di halaman parkir Mall Suncity Sidoarjo, Sabtu (16/11/2019) malam.

Dalam grand final itu, diawali dengan technical meeting dan seleksi (tes tulis dan deep interview). Hasilnya terpilih 20 finalis Putra - Putri melaju ke Grand Final Duta Anti Narkoba 2019. Hal itu, sebagai bentuk memperingati HANI 2019.

Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah membuka Grand Final Pemilihan Duta Anti Narkoba Sidoarjo Tahun 2019 itu. Pihaknya mengingatkan para Duta Anti Narkoba Sidoarjo agar serius ikut dalam mencegah penyalahgunaan Narkoba di Sidoarjo.

"Duta Anti Narkoba ini, akan dijadikan ikon milenial sehat tanpa narkoba yang sejalan dengan tema peringatan HANI tahun ini," katanya.

Sebagai Duta Anti Narkoba, lanjut Abah Ipul diharapkan bisa menggelorakan semangat membara untuk menyadarkan seluruh komponen bangsa dalam membangun solidaritas mencegah peredaran narkoba. Hal ini sebagai upaya mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang menjadi ancaman kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat.

"Acara pemilihan Duta Anti Narkoba yang setiap tahun digelar ini, bukan hanya jadi sekedar program seremonial. Tetapi harus ada action dan hasil nyata dalam ikut membendung peredaran narkoba di Sidoarjo," pintahnya.

Bagi Saiful Ilah para Duta Anti Narkoba Sidoarjo, harus ikut berupaya preventif akan penyalagunaan Narkoba. Misalnya dapat memberikan wawasan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba di tengah-tengah masyarakat.

"Berdasarkan data di BNN menunjukkan sekitar 162 juta sampai dengan 324 juta orang yang berusia produktif (usia 15- 64 tahun) yang mengkonsumsi narkotika kurang lebih 183.000 orang. Yang meninggal dunia setiap tahun, akibat penyalahgunaan narkotika juga  cenderung bertambah," tegasnya.

Sementara dalam pemilihan Duta Anti Narkoba Tahun 2019, panitia seleksi menobatkan Hafiz Wissam Rafii berpasangan dengan Lussy Yuris Frasticha menjadi juara pertama Duta Anti Narkoba Sidoarjo Tahun 2019. Kemudian disusul juara kedua ditempati Moh Mundhir berpasangan dengan Fina Diraida Salim. Sedangkan juara ketiga diraih M Ilham Mustofa berpasangan dengan Angela Azzahra.

Dalam grand final ini juga dinobatkan juara favorit yang disandang Tengku AFK berpasangan dengan Rizka Putri A. Selain itu, ada juara berbakat yang disandang Moh Adhimas Ziddan Azhar berpasangan dengan Salsabila Adinda. Waw