Dua Pemuda Pengedar Sabu Asal Lajuk Porong Diringkus di Parkiran Minimarket TPI


Dua Pemuda Pengedar Sabu Asal Lajuk Porong Diringkus di Parkiran Minimarket TPI DIPERIKSA - Salah seorang tersangka, Samsul saat diperiksa petugas Satuan Reskoba Polresta Sidoarjo, Sabtu (25/07/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dua pemuda dengan gerak-gerik mencurigakan di lahan parkir Alfamidi Taman Pinang Indah (TPI) Sidoarjo ditangkap empat anggota Satuan Reskoba Polresta Sidoarjo berpakaian preman. Keduanya ditangkap lantaran mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu.

Kedua pemuda yang ditangkap itu adalah M Samsul (29) dan Zaki Junianto (21). Kedua pemuda ini warga Desa Lajuk, Kecamatan Porong, Sidoarjo.

Kasat Resnarkoba Polresta Sidoarjo AKP Indra Nadjib mengatakan pihaknya sudah lama menyelidiki terkait jaringan pengedar narkoba di wilayah Porong itu. Penyelidikan anggota Satuan Resnarkoba Polresta Sidoarjo berhasil menangkap dua pengedar narkoba asal Porong itu.

"Selain menangkap kedua kurir sabu-sabu itu, anggota Satuan Resnarkoba juga menyita beberapa barang bukti termasuk sabu-sabu sebagai barang buktinya," ujarnya, Minggu (26/07/2020).

Indra menceritakan awal tertangkapnya kedua pengedar barang haram ini, saat tersangka Samsul memesan sabu-sabu ke seseorang yang akrab dipanggil oleh tersangka dengan panggilan F yang kini menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO). Sabu-sabu pesanan Samsul itu, diranjau F di pinggir jalan dekat Pertamini Dusun Kedungbulus. Usai mendapatkan kabar jika sabu sudah diranjau di Kedungbulus, tersangka Samsul pun langsung berangkat.

"Didepan Pertamini tersangka (Samsul) menemukan bungkus rokok yang dimaksud F berisi dua paket sabu-sabu," imbuhnya.

Selang beberapa jam kemudian, Samsul ditelepon F. Tersangka Samsul disuruh mengirim satu paket sabu-sabu ke Sidoarjo seberat 0,40 gram sudah dipesan Arin. Selanjutnya, tersangka Samsul berangkat ke Sidoarjo ditemani Zaki Junianto itu.

"Sebelum berangkat Samsul memberikan satu paket sabu-sabu seberat 0,70 gram ke tersangka Zaki. Sedangkan sabu-sabu yang beratnya 0,40 gram dibawa Samsul Sendiri," tegasnya.

Sementara tersangka Samsul dan Arin bakal bertemu di parkiran Alfamidi Taman Pinang Indah. Setelah sampai di parkiran Alfamidi, Samsul menghubungi Arin dengan maksud memberikan kabar jika sudah di tempat yang dimaksud. Saat kedua tersangka sedang asyik menunggu pembeli, polisi menangkap keduanya.

"Keduanya ditangkap saat menunggu pembeli. Karena menjual atau mengedarkan narkoba. Keduanya dijerat pasal 114 UURI Jomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba," tandasnya. Yan/Hel/Waw