Dinkes Sidoarjo Siapkan Anggaran Rp 24 Miliar untuk Pengadaan Alkes RSUD Barat


Dinkes Sidoarjo Siapkan Anggaran Rp 24 Miliar untuk Pengadaan Alkes RSUD Barat Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo, drg Syaf Satriawarman

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo menyiapkan anggaran Rp 24 Miliar. Rencananya, anggaran sebesar itu bakal digunakan untuk anggaran belanja dan pengadaan Alat-Alat Kesehatan (Alkes) RSUD Sidoarjo barat yang baru dibangun bulan kemarin di Desa Tambakkemerakan, Kecamatan Krian, Sidoarjo.

"Berdasarkan rencananya anggaran Rp 24 miliar itu, bakal digunakan untuk realiasasi pengadaan alkes Tahun 2022 mendatang," ujar Kepala Dinkes Pemkab Sidoarjo, drg Syaf Satriawarman kepada republikjatim.com, Rabu (04/08/2021).

Syaf menjelaskan pengajuan anggaran itu, saat ini tengah dibahas eksekutif (Tim Anggaran Pemkab Sidoarjo) dan legislatif (Tim Banggar DPRD Sidoarjo). Persiapan anggaran itu dikaji dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (KUAPPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2022.

"Sekarang masih akan dibahas. Terutama RSUD Sidoarjo Barat itu berdiri sendiri di bawah naungan Dinkes Pemkab Sidoarjo atau memakai skema Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD). Kalau memang harus dibawah naungan Dinkes, kami siap makanya ada usulan anggaran sebesar itu," imbuhnya.

Selain itu, Syaf menilai sebenarnya jika mengacu kebutuhan Alkes untuk RSUD Sidoarjo Barat dengan tipe C, anggaran Rp 24 miliar itu terbilang masih sangat kecil. Syaf menyebutkan untuk RSUD tipe C membutuhkan anggaran lebih dari Rp 100 miliar soal belanja alkes.

"Semestinya anggaran idealnya di atas Rp 100 miliar. Nantinya, kami akan memprioritaskan terlebih dahulu untuk alat-alat yang penting saja. Misalnya untuk kebutuhan rontgen, lab dan beberapa Alkes lain yang dibutuhkan kami penuhi dulu," tegasnya.

Sementara ditanya soal kebutuhan Tenaga Kesehatan (Nakes) untuk RSUD Sidoarjo Barat, Syaf menegaskan akhir Tahun 2021 pihaknya sudah merencanakan bakal memulai rekruitmen untuk nakes yang non Pegawai Negeri Sipil (PNS). Rencana rekruitmen itu sudah diusulkan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Sidoarjo.

"Kami sudah mengusulkan ke BKD soal nakes itu. Kami mengusulkan penerimaan 164 nakes non PNS. Kalau yang PNS akan diisi berdasarkan analisa kebutuhan di BKD Pemkab Sidoarjo," pungkasnya. Hel/Waw