Di Balongbendo, Gus Muhdlor Disambati Warga Proyek Saluran Air Belum Setahun Rusak


Di Balongbendo, Gus Muhdlor Disambati Warga Proyek Saluran Air Belum Setahun Rusak DIALOG - Bacabup Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali berdialog dengan puluhan warga Desa/Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo dalam acara Begandring Keliling, Rabu (12/08/2020) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Mengawali kegiatan Begandring Keliling di Kecamatan Balongbendo, Bakal Calon Bupati (Bacabup) Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali menyapa warga Dusun Semawut, Desa/Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, Rabu (12/08/2020) malam. Di desa ini, pria yang akrab disapa Gus Muhdlor itu langsung disambati warga soal pendidikan dan fasilitas penunjang perekonomian desa. Salah satunya adalah soal proyek saluran air.

Keluhan disampaikan Ny Nur Hasan. Dia mengeluhkan kerusakan saluran air untuk pertanian yang ada di RT 12 Dusun Semawut, Desa Balongbendo.

"Saluran airnya sudah rusak. Padahal baru saja dibangun sekitar Tahun 2019 lalu. Saluran air itu bantuan Pemkab Sidoarjo. Belum setahun sudah rusak," ujarnya saat berdialog dengan Gus Muhdlor, Rabu (12/08/2020) malam.

Ny Nur Hasan menjelaskan untuk proyek saluran air yang dibangun pemerintah desa hingga kini masih bisa digunakan. Padahal pembangunannya lebih dulu. Karena itu, Nur berpesan jika Gus Muhdlor terpilih menjadi Bupati Sidoarjo harus mengutamakan kualitas bangunan dan tidak hanya mengandalkan kuantitas bangunan.

"Nanti kalau terpilih Gus Muhdlor, harus meninggalkan bangunan yang baik-baik dan berkualitas agar bisa dimanfaatkan warga," pintahnya.

Sementara Gus Muhdlor berjanji jika terpilih semua kebijakan yang berkaitan kepentingan umum serta menjadi hak dan wewenangnya akan diwujudkan dan direalisasikan dengan sistem skala prioritas. Selain dimasukkan dalam program pemerintah juga ada program khusus yang diambil dari masukan masyarakat secara langsung.

"Karena memang ada kebijakan ranahnya pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. Untuk yang kabupaten saya pastikan selama itu menyangkut kepentingan banyak orang, akan saya wujudkan dan realisasikan," tegasnya.

Akan tetapi, lanjut Direktur Pendidikan Pesantren Bumi Sholawat Lebo ini jika kebijakan itu menjadi kewenangan di luar pemerintah kabupaten, pihaknya bakal tetap membantu mewujudkan dengan cara mendorong pemerintah propinsi atau pusat merealisasikan program-program untuk warga Sidoarjo itu.

"Saya siap berkoordinasi dan mendorong program pemerintah propinsi dan pusat agar bisa direalisasikan untuk masyarakat Sidoarjo," jelas Alumnus Unair Surabaya ini.

Di desa itu, Gus Muhdlor yang juga CEO Sidoresik ini menyempatkan melihat geliat perikanan keramba ikan di Sungai Balongbendo. Selama ini, masyarakat Balongbendo juga mengandalkan keramba ikan sungai untuk mencukupi kebutuhan hidupnya diluar pertanian.

"Kalau terpilih (jadi Bupati), saya akan memberi tambahkan benih ikan ke seluruh pentani keramba ikan di sepanjang sungai ini," tandasnya. Zak/Hel/Waw