BHS Siap Gandeng Bank Mandiri Sidoarjo untuk Pencairan KUR Bagi UMKM dan Pedagang


BHS Siap Gandeng Bank Mandiri Sidoarjo untuk Pencairan KUR Bagi UMKM dan Pedagang UMKM - Bakal Calon Bupati (Bacabup), Bambang Haryo Soekartono (BHS) dan Branch Manager Bank Mandiri Sidoarjo, Yusuf Usamah menunjukkan hasil salah satu UMKM Sidoarjo yang layak mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR), Rabun(18/03/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bakal Calon Bupati (Bacabup) Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono (BHS) berencana menggandeng Bank Mandiri Cabang Sidoarjo. Hal ini, untuk membantu pencairan Kredit Usaha Rakyat (KUR), terutama untuk para pedagang pasar tradisional dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Sidoarjo.

"Program KUR ini penting. Agar para pedagang pasar dan UMKM usahnya bisa berkembang. Bahkan, khusus UMKM harapan kami dari memula menjadi mikro, kecil, menengah (sedang) hingga menjadi pengusaha besar" terang Bambang Haryo Soekartono kepada republikjatim.com, Rabu (18/03/2020).

Lebih jauh, mantan anggota DPR RI periode 2014 - 2019 ini menilai KUR sangat dibutuhkan para pedagang dan UMKM Sidoarjo. Selain kredit saratnya cukup mudah bunganya juga cukup kecil yakni dengan nilai 6 persen. Padahal, selama ini pedang pasar tradisional dan UMKM di Sidoarjo meminjam di permodalan atau Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang bunganya jauh lebih besar yakni mencapai 12 - 24 persen.

"Kalau permodalan mereka bisa disupport dari KUR, maka kami yakin geliat ekonomi kerakyatan di Sidoarjo berkembang pesat. Bahkan Sidoarjo sebagai Kota UMKM bisa terwujud dengan baik," ungkapnya.

Selain itu, kata Bambang pihaknya berharap sejumlah pasar tradisional yang tergolong besar mendapatkan representasi pelayanan bank. Misalnya di Pasar Krian, Pasar Larangan, Pasar Taman, Pasar Porong dan Pasar Waru. Sehingga harus ada stand atau oulet bank di dalam pasar tradisional itu.

"Di pasar yang berstandar SNI harusnya ada minimal dua bank remsi yang bisa melayani pedagang maupun pembeli. Karena rata-rata pedagang di pasar tradisional itu mencapai 2.500 sampai 4.000 pedagang. Pembelinya bisa mencapai 10 kali lipat sehari," tegasnya.

Sementara itu Branch Manager Bank Mandiri Cabang Sidoarjo, Yusuf Usamah menyambut baik dan mengapresiasi rencana BHS itu. Pihaknya mengaku siap menyalurkan KUR lebih maksimal. Karena itu, khusus di Sidoarjo pihaknya membuka 11 Gerai Mitra Mandiri Usaha di dekat pasar tradisional.

"Kami siap membantu pedagang dan UMKM dengan mencairkan bantuan KUR mulai Rp 10 juta sampai Rp 200 juta dengan bunga khusus 6 persen itu. Tapi, bergantung pemohonnya. Karena di Bank Mandiri Cabang Sidoarjo sudah ada langganan sekitar 100 UMKM yang pinjam modal melalui KUR sekaligus disediakan outlet pameran bergantian di pojok layanan bank," tandasnya. Hel/Waw