BHS Ajak Masyarakat Hidup Bermasker, Kelana Minta Pilkada Bahagia, Gus Muhdlor Nilai Pilkada Sidoarjo Layak Jadi Percontohan


BHS Ajak Masyarakat Hidup Bermasker, Kelana Minta Pilkada Bahagia, Gus Muhdlor Nilai Pilkada Sidoarjo Layak Jadi Percontohan BAGIAN MASKER - Tiga Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati membagikan 42.000 masker untuk pengguna jalan di pertigaan Cemengkalang, Kecamatan Sidoarjo, Kamis (10/09/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tiga Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo menyatakan siap melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2020 sebagai Pilkada Aman, Damai dan Kondusif. Karena itu, ketiga Paslon ikut serta membagikan 42.000 masker untuk pengguna jalan di pertigaan Cemengkalang, Kecamatan Sidoarjo, Kamis (10/09/2020).

Seusai membagi-bagikan masker Calon Bupati (Cabup) Bambang Haryo Soekartono (BHS) didampingi Calon Wakil Bupati (Cawabup) M Taufiqulbar mengajak masyarakat Sidoarjo untuk membiasakan hidup bermasker. Menurut BHS benih Pilkada Damai dengan melaksanakan kampanye beretika, berbudaya, berkampanye santun serta dengan suasana kekeluargaan.

"Mari membiasakan hidup bermasker. Program ini didukung rekan-rekan (paslon) seperjuangan. Semoga semua menang dan kita semua damai. Terima masih Kapolresta dan Plh Bupati Sidoarjo yang sangat lura biasa menyelenggarakan kegiatan pagi ini," ujar BHS didampingi Taufiqulbar usai membagikan masker, Kamis (10/09/2020).

Sedangkan Cabup Kelana Aprilianto yang dalam acara itu tidak didampingi Cawabupnya karena harus menjalani isolasi mandiri menilai Pilkada Sidoarjo Top. Menurutnya, Pilkada Sidoarjo kemungkinan besar menjadi satu-satunya Pilkada yang dilaksanakan paling top.

"Saya mengapresiai Kapolresta dan calon lainnya. Yang menang adalah masyarakat Sidoarjo. Saya minta agar semua bisa menjaga kondusifitas, pilkada damai, santai dan bahagia. Karena kemenangan untuk masyarakat Sidoarjo," ungkapnya sambil menjelaskan Wakil Bupatinya harus menjalani isolasi mandiri serta memastikan kondisi (Cawabup) sehat-sehat saja.

Sementara Cabup Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) didampingi Cawabup Subandi mengakui Pilkada Sidoarjo layak menjadi percotohan bagi daerah lain. Alasannya, di Pilkada Sidoarjo yang dinomorsatukan adalah kesehatan. Sedangkan proses politiknya dijadikan nomor sekian.

"Saya kira ini layak jadi pencontohan untuk daerah lain. Kami ucapakan terima kasih untuk Kapolresta Sidoarjo. Karena yang dicatat adalah kesehatan momor satu. Politik nomor sekian. Ini penting karena kolaborasi ini meyangkut seluruh paslon, Kepolisian, TNI, Bawaslu, KPU dan masyarakat Sidoarjo. Iklim baik ini untuk mengedukasi masyarakat. Jadi penerapan protokol kesehatan nomor satu. Itulah yang terjadi di belakang politik damai dan aman," tandasnya. Hel/Waw