Berdayakan Peternak Sidoarjo, BHS Bagikan 9 Sapi dan 15 Kambing Kurban untuk Enam Kecamatan


Berdayakan Peternak Sidoarjo, BHS Bagikan 9 Sapi dan 15 Kambing Kurban untuk Enam Kecamatan KURBAN - Bacabup Bambang Haryo Soekartono (BHS) berkurban 9 sapi dan 15 kambing yang dibagikan merata untuk 6 kecamatan di Sidoarjo dengan 3 sapi dan 3 kambing disembelih di Media Center (MC) Pemenangan BHS JL Diponegoro, Sidoarjo, Sabtu (01/08/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bakal Calon Bupati (Bacabup) Sidoarjo Bambang Haryo Soekartono (BHS) menjalankan ibadah anjuran Nabi Ibrahim dan Ismail. Dalam perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah ini, BHS membagikan 9 sapi dan 15 kambing kurban untuk 6 wilayah kecamatan di Sidoarjo.

Tidak hanya itu, untuk memberdayakan peternak lokal Sidoarjo, hampir 100 persen puluhan hewan kurban itu dibeli dari peternak asal Kecamatan Wonoayu, Tanggulangin dan Kecamatan Gedangan. Hanya saja, saat kekurangan seekor sapi, BHS membelinya dari peternak asal Madura.

Dari 24 hewan kurban itu, 6 ekor sapi dan 12 ekor kambing dibagikan untuk sejumlah masjid dan yayasan yatim piatu yang ada di 6 wilayah kecamatan. Yakni Kecamatan Sidoarjo, Candi, Taman, Tanggulangin, Gedangan dan Kecamatan Waru. Sisanya, tiga ekor sapi ditambah tiga ekor kambing, dipotong di Media Center BHS, Jl Diponegoro, Sidoarjo untuk dibagikan ke kaum (warga) dhuafa yang membutuhkan di tengah pandemi Covid-19.

"Di Hari Raya Idul Adha ini, saya berharap selain berbagi untuk masyarakat tidak mampu, pelaksanaan kurban menjadi sarana untuk diri kita semua semakin tawadhuk dan ikhlas. Sekaligus agar mendapat ridho dan ampunan Allah SWT," ujar BHS di sela pemotongan hewan kurban, di Media Center BHS, Sabtu (01/08/2020).

Menurut Bacabup Sidoarjo yang mendapat rekomendasi resmi dari Partai Gerindra ini, pelaksanaan Hari Raya Idul Adha tahun ini berlangsung di tengah pandemi Covid-19. BHS berharap hal itu bisa meningkatkan rasa berbagi kepada warga yang terdampak secara ekonomi akibat Covid-19 itu.

"Daging kurban yang dibagikan bisa membantu warga yang terdampak Covid-19. Makanya, proses pemotongan hewan kurban juga dilakukan dengan protokol kesehatan. Semua panitia kurban tetap pakai masker agar terjaga daging kurban dan tetap higienis," imbuh mantan anggota DPR RI periode 2014-2019 peraih penghargaan anggota DPR RI Teraspiratif Tahun 2019 ini.

Selain itu, untuk membantu geliat perekonomian Sidoarjo, Alumnus ITS Surabaya ini juga sengaja membeli puluhan kurban itu langsung dari peternak asal Sidoarjo. Beberapa ekor sapi diantaranya dibeli dari Kecamatan Wonoayu, Tanggulangin dan Kecamatan Gedangan. Bahkan saat kekurangan satu ekor sapi harus membeli ke wilayah diluar Sidoarjo menunjukkan perekonomian peternak Sidoarjo cukup membaik.

"Ke depan, kami berharap Sidoarjo bisa swasembada ternak, terutama sapi dan kambing. Kami mendorong warga Sidoarjo untuk beternak sapi dan kambing karena Sidoarjo memiliki lahan yang luas. Ada sekitar 11.000 hektar lahan produktif yang bisa ditanami padi sekaligus sebagai lahan beternak sapi dan kambing. Selain itu, juga memiliki 6.000 hingga 8.000 hektar lahan tambak yang sebagian lahannya bisa dimanfaatkan untuk beternak sapi dan kambing," tegasnya.

Bagi BHS, Banyak lahan di sekitar tambak dan lahan produktuf masih bisa untuk beternak sapi dan kambing. Apalagi, saat swasembada ternak tidak hanya dagingnya saja yang bisa dimanfaatkan. Akan tetapi susunya juga bisa dimanfaatkan untuk menambah gizi dan kesehatan anak-anak Sidoarjo.

"Ada satu sapi seberat 450 kilogram, ini menunjukkan masyarakat Sidoarjo sudah jagonya dalam beternak. Mereka harus terus didorong dan membudayakan beternak secara maksimal," tandasnya. Hel/Waw