Begini Prosesi Sedekah Laut Warga Telocor Sidoarjo


Begini Prosesi Sedekah Laut Warga Telocor Sidoarjo LARUNG - Ratusan warga Dusun Telocor, Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon, Sidoarjo bersedekah bumi dengan melarung tumpeng di Dermaga Telocor, Jumat (27/09/2019) petang.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Ratusan warga Dusun Telocor, Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon, Sidoarjo berbondong-bondong mendatangi dan memadati Dermaga Telocor, Jumat (27/09/2019) sore. Di Dermaga yang menjadi ikon Wisata Bahari Sidoarjo ini, kedatangan ratusan warga itu tidak hanya sekadar menikmati wisata. Melainkan bakal menggelar prosesi larung sesaji sebagai tradisi sedekah bumi. Yakni dengan mengarak puluhan tumpeng hasil bumi yang digelar secara rutin setiap tahun.

Sedekah Bumi kali ini dihadiri Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah, Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin didampingi Camat, Kapolsek, Danramil serta para Kepala Desa se Kecamatan Jabon.

Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah mengaku bersyukur bisa hadir pada acara tasyakuran sedekah bumi Desa Kedungpandan itu. Menurutnya tradisi sedekah bumi bentuk rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada Allah SWT karena diberi kenikmatan yang melimpah dan dihindarkan dari segala bahaya.

"Semakin tambah rasa syukur ini, maka semakin tambah nikmat yang akan diberikan. Baik yang usaha di pertanian, perdagangan atau usaha lain diberikan segala kemudahan Allah SWT. Yang terpenting selalu diberi kesehatan dan keselamatan," katanya.

Lebih jauh, Abah Ipul mengungkapkan sedekah bumi ini bertepatan dengan tahun baru Islam. Karena itu Bupati mengajak masyarakat untuk bersama memanjatkan doa pergantian tahun agar kedepan semakin baik, sejahtera dan makmur.

"Kami berpesan kepada masyarakat agar mensukseskan penyelenggaraan Pilkades Serentak Tahun 2020 mendatang. Ada 173 desa yang menggelar pilkades pada 19 April 2020 itu. Kami berharap para pejabat desa dan masyarakat Jabon mampu mensukseskan agenda Pilkades Serentak itu," pintahnya.

Ketua Pelaksana Sedekah Bumi, H Kasum menjelaskan kegiatan larung saji Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriyah ini merupakan sedekah laut. Hal ini dilakukan warga yang kebanyakan merupakan petani tambak. Tradisi ini sudah dilakukan turun-temurun sejak jaman nenek moyang warga Jabon.

"Sedekah laut sengaja dilakukan sebagai bentuk rasa syukur warga atas panen ikan yang melimpah. Sedekah laut ini berisi tumpeng lauk pauk serta minyak wangi memilik makna agar manusia menjalani hidup dengan cara bijaksana. Seperti menyimpan kesalahan orang lain, mementingkan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi," tegasnya.

Sementara Kepala Dusun Tlocor, Desa Kedungapandan, Baidowi menegaskan kegiatan larung saji (sedekah bumi) ini sudah berjalan ketujuh kalinya. Larung saji ini cukup meriah dan semarak dari pada tahun-tahun sebelumnya.

"Kami sengaja pusatkan larung saji di Dermaga Wisata Bahari karena sesuai saran sesepuh merupakan tempat danyang," tandasnya.

Sementara seusai doa bersama yang dipimpin pemangku desa, Bupati Saiful Ilah menyerahkan secara simbolis tumpeng ke Kepala Desa Kedungpandan. Tumpeng ini kemudian dibawa ke muara melalui sungai brantas menggunakan perahu. Setelah tiba di dekat laut, tumpeng itu kemudian dilarung. Waw