Bakal Jadikan Wisata Edukasi, Dewan Sidak Bekas PG Toelangan


Bakal Jadikan Wisata Edukasi, Dewan Sidak Bekas PG Toelangan SIDAK - Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, M Damroni Chudlori beserta sejumlah anggotanya menggelar sidak ke bekas PG Toelangan agar bisa segera direalisasikan menjadi Destinasi Wisata Edukasi dan Pusat Kuliner, Senin (07/10/2019).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sejumlah anggota dan pimpinan Komisi D DPRD Sidoarjo menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) ke bekas Pabrik Gula (PG) Toelangan di Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, Senin (07/10/2019). Para wakil rakyat yang dipimpim Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, M Damroni Chudlori ini mendorong lahan bekas PG Toelangan itu dijadikan Destinasi Wisata Edukasi dan Pusat Kuliner.

Apalagi, sejak ditutup sekitar Juni 2016 lalu, bekas PG Toelangan ini mangkrak semuanya. Tidak hanya itu, bekas-bekaa rumah dinas dan bangunan perkantorannya di sekitar pabrik itu juga tidak.dimanfaatkan sama sekali.

"Sidak ini untuk mendesak agar PG Toelangan tinggalan Belanda ini bisa dijadikan destinasi wisata baru bagi Sidoarjo. Misalnya wisata edukasi dan pusat kuliner. Termasuk menghidupkan kembali kereta uap untuk mengelilingi kawasan pabrik tentu akan menarik wisatawan," terang Ketua Komisi D PRD Sidoarjo, M Dhamroni Chudlori kepada republikjatim.com, Senin (07/10/2019) didampingi anggotanya, Ainun Juariyah, Ali Sutjipto dan Yahlul.

Lantaran PG Toelangan milik PTPN X, kata Dhamroni pihaknya bakal mendorong mewujudkan wisata baru itu. Apalagi diketahui pemerintah pusat sejak lama sudah membuatkan Detail Engginering Design (DED) sejak Tahun 2016 lalu. Isinya umumnya bakal memanfaatkan bekas PG Toelangan itu untuk wisata edukasi.

"Kami ingin tahu detail isi konsep DED itu. Misalnya bekas sejumlah rumah dinas di area PG Toelangan bakal dijadikan home stay atau tempat penginapan. Itu sangat baik dan rencana ini harus bisa diwujudkan. Apalagi nanti dua tahun lagi, ada kereta di bandara. Dorongan ini untuk mensinergikan dengan agrowisata lain di Tulangan biar nyambung semu," imbuhnya.

Selain itu, politisi PKB ini menegaskan rencana menjadikan bekas kawasan PG Toelangan sebagai pusat wisata edukasi diharapkan memanfaatkan kearifan lokal.

"Ini agar tahu kebutuhan warga lokal dan Pemkab Sidoarjo bisa memfasilitasi mewujudkan destinasi wisata baru itu," tegasnya.

Sementara Sekretaris Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pemkab Sidoarjo, Trisnanto Edi Wibowo menyambut baik langkah Komisi D DPRD Sidoarjo ini. Pihaknya bakal merencanakan pengembangan kawasan wisata dan perkotaan Tulangan. Isinya di tengah-tengahnya ada PG Toelangan yang menjadi Destinasi Wisata Edukasi dan Pusat Kuliner itu.

"Kami memang tidak berwenang terkait PG Toelangan ini. Karena PG ini aset pemerintah pusat atau PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X. Yang bisa kami lakukan membangun di kawasan sekitar PG. Misalnya bekas PG Toelangan bisa disulap jadi wisata edukasi industri. Para pengunjung, terutama anak-anak dan pelajar, bisa mengunjungi bekas PG Toelangan untuk mengetahui proses pembuatan gula atau lainnya," ungkapnya.

Sedangkan Perwakilan dari PG Toelangan PTPN X, Zainudin yang menemui rombongan Komisi D DPRD Sidoarjo ini tidak banyak memberikan penjelasan. Namun dia menyambut gembira langkah Komisi D yang berupaya mendorong bekas PG Toelangan itu menjadi wisata edukasi.

"Mudah-mudahan bisa segera direalisasikan saja," pungkasnya. Waw