Abdimas Umsida Pertajam Kemampuan Guru SMP dalam Pembelajaran Daring Saat Pandemi Covid-19


Abdimas Umsida Pertajam Kemampuan Guru SMP dalam Pembelajaran Daring Saat Pandemi Covid-19 PELATIHAN - Tim Pengabdian Masyarakat (Abdimas) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menggelar pelatihan pembelajaran digital di masa pandemi Covid-19 untuk tenaga pendidik SMP Muhammadiyah 4 Porong kemarin.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tim Pengabdian Masyarakat (Abdimas) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menggelar pelatihan untuk para guru SMP Muhammadiyah di Sidoarjo. Kali ini, pelatihan diikuti sekitar 12 guru SMP Muhammadiyah 4 Porong. Tujuannya untuk mempertajam kemampuan guru SMP Muhammadiyah dalam pembelajaran daring (online) selama masa pandemi Covid-19.

"Pelatihan kami gelar dalam dua tahap dengan tema berbeda. Pertama soal Pelatihan Pembelajaran Digital dan kedua soal Evaluasi Pelatihan Pembelajaran Digital mulai Agustus 2020 hingga Nopember 2020 kemarin," ujar Ketua Tim Abdimas Umsida, Suhendro Busono kepada republikjatim.com, Rabu (02/12/2020) didampingi dua anggotanya, Moch Alfan Rosyid dan Yunianita Rahmawati.

Suhendro mengungkapkan sistem pelatihan tetap menggunakan sistem tatap muka. Akan tetapi, dalam pelaksanaannya selama dua kali itu, tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) pencegahan Covid-19.

"Karena tujuan pelatihan adalah meningkat pengetahuan dan ketrampilan pembelajaran digital di masa pandemi dan era revoulusi 4.0 bagi para tenaga pendidik SMP Muhammadiyah 4 Porong dan SMP Muhammadiyah lainnya di Sidoarjo," imbuhnya.

Sedangkan sasaran pelatihan, kata Suhendro adalah guru (tenaga pendidik) beserta siswa dan siswi SMP Muhammadiyah 4 Porong. Harapannya, pelatihan memberi manfaat bagi tenaga pendidik yakni dapat mengetahui dan mengasah ketrampilan pembelajaran digital.

"Kalau bagi siswa dan siswi dapat mengikuti proses pembelajaran digital di masa pandemi Covid-19. Sekaligus membantu proses belajar mengajar secara digital melalui media internet selama pandemi Covid-19," tegasnya.

Sementara perangkat pendukung pelatihan daring ini, bisa berupa komputer (laptop) yang terkoneksi dengan internet. Selain itu, bisa menggunakan Hand Phone (HP) yang juga terkoneksi dengan jaringan internet.

"Media pembelajaran digital diberi nama EDMODO berbasis website atau berbasis Android," tandasnya. Hel/Waw