Abdimas Umsida Bantu WA Bot Konseling Kesehatan untuk Posyandu Taman Jenggala di Era New Normal


Abdimas Umsida Bantu WA Bot Konseling Kesehatan untuk Posyandu Taman Jenggala di Era New Normal PELATIHAN - Ketua Tim Abdimas Umsida, Yulian Findawati memberikan pelatihan penggunaan Whatsapp (WA) Bot pada kelompok kecil serta pembagian modul bagi penyuluh Posyandu RW 04, Perumahan Taman Jenggala, Desa Larangan, Candi, Sidoarjo, Selasa (26/01/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tim Pengabdian Masyarakat (Abdimas) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) memberi bantuan aplikasi Whatsapp (WA) Bot untuk para penyuluh Posyandu Taman Jenggala RW 04, Desa Larangan, Kecamatan Candi, Sidoarjo. Pemberian bantuan itu, sebagai upaya untuk menyiapkan sosialisasi, bimbingan dan konseling soal kesehatan.

Hal ini, sejak adanya pandemi Covid-19, sejumlah operasional Posyandu dihentikan. Baik Posyandu untuk kalangan balita dan ibu hamil maupun untuk kalangan Lanjut Usia (Lansia).

Dalam catatannya, di Posyandu Taman Jenggala RW 04 memiliki 16 peserta balita dan 10 Lansia Tahun 2019 lalu. Selama wabah Covid-19, karena dianggap sebagai darurat kesehatan global, maka kegiatan Posyandu dihentikan. Apalagi, secara internasional, jumlah laporan yang terkonfirmasi positif Covid-19 terus meningkat.

"Karena itu, Covid-19 menjadi pandemi yang mengancam kesehatan global, merusak ekonomi global dan membuat kekhawatiran di seluruh dunia," ujar Ketua Abdimas Umsida, Yulian Findawati kepada republikjatim.com, Selasa (26/01/2021).

Yulian Findawati mencontohkan, selama pandemi Covid-19, berbagai kegiatan Posyandu Taman Jenggala RW 04 yang sebelumnya dilaksanakan di minggu keempat setiap bulan. Namun sejak adanya pandemi Covid-19 kegiatan dihentikan. Akibatnya, menyebabkan informasi tentang berbagai hal tentang tumbuh kembang anak, kesehatan ibu dan anak maupun kesehatan Lansia agak terhambat.

"Kondisi ini menjadi permasalahan yang dihadapi Posyandu Taman Jenggala RW 04 terhambatnya informasi kesehatan ibu dan anak, kesehatan lansia, tumbuh kembang anak agak terhambat selama pandemi Covid-19. Selain itu, selama masa pandemi Covid-19 Posyandu Taman Jenggala belum melakukan penyuluhan dan pemberian info tentang pemberlakuan protokol kesehatan untuk mencegah Covid-19," imbuhnya.

Oleh karena itu, kata Yulian dibutuhkan sarana informasi untuk menyediakan informasi yang mudah diakses mengenai terhambatnya informasi kesehatan ibu dan anak, kesehatan lansia dan tumbuh kembang anak.

"Solusi yang ditawarkan Abdimas Umsida adalah dibangunnya Whatsapp (WA) Bot mengenai penyuluhan dan konseling kesehatan ibu dan anak, kesehatan lansia, tumbuh kembang anak dan protokol kesehatan Covid-19," tandas Yulian diamini anggota Abdimas Umsida, Evi Rinata dan Suprianto ini. Hel/Waw