733 Pelanggar Protokol Kesehatan di Sidoarjo Jalani Sidang di GOR Delta


733 Pelanggar Protokol Kesehatan di Sidoarjo Jalani Sidang di GOR Delta SIDANG - Sebanyak 733 pelanggar protokol kesehatan tidak menggunakan masker mengikuti sidang di Lapangan Indor Tennis GOR Sidoarjo, Kamis (24/09/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebanyak 733 pelanggar protokol kesehatan di wilayah Sidoarjo mengikuti sidang tindak pidana ringan (Tipiring) penegakan disiplin protokol kesehatan dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19 di GOR Gelora Delta, Kamis (24/09/2020). Mulai pagi hingga sore, para pelanggar dari 18 kecamatan ini bergantian mengikuti sidang sesuai wilayah kecamatan masing-masing.

Dalam pelaksanaan sidang tetap memprioritaskan penerapan protokol kesehatan. Seperti di tempat sidang yang ada di GOR Sidoarjo, warga yang mengikuti sidang harus cuci tangan dulu, dicek suhu tubuhnya, wajib menggunakan masker dan tempat duduk tertata sesuai aturan physical distancing (jaga jarak).

Di lokasi sidang tindak pidana ringan penegakan disiplin protokol kesehatan dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19, tampak hadir jajaran Forkopimda Sidoarjo untuk melihat langsung jalannya sidang. Sebanyak 733 pelanggar yang mengikuti jalannya sidang, dapat langsung membayar denda administratif Rp 150.000 di meja bank yang ada di lokasi.

"Uang sanksi denda para pelanggar ini masuk ke dalam kas daerah (Kasda). Ini diperuntukan sebagai dana penanganan Covid-19 di Sidoarjo. Seperti pembelian APD, cairan disinfektan, masker, dana penggali kubur korban Covid-19 dan lainnya," ujar Plh Bupati Sidorjo Ahmad Zaini kepada republikjatim.com, Kamis (24/09/2020).

Soal tingkat kesadaran masyarakat mematuhi protokol kesehatan, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji menjelaskan tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya disiplin protokol kesehatan mulai meningkat.

"Kini jarang sekali, kita susah mencari pelanggar protokol kesehatan di jalanan. Karena sudah mulai banyak yang patuh menggunakan masker. Pengelola tempat usaha juga semakin patuh aturan ini," jelas Sumardji.

Namun demikian, lanjut Sumardji, hal itu tidak mengendurkan petugas untuk terus melakukan razia protokol kesehatan melalui Operasi Yustisi. Bersama tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri dan Satpol PP Pemkab Sidoarjo bakal terus menggelar razia khususnya di tempat-tempat keramaian.

"Kami akan terus massifkan operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan. Termasuk sidang yang tidak terjadwal berupa sidang di tempat setiap Senin dengan titik lokasi yang berpindah-pindah berdasarkan koordinasi bersama pihak Dinas Kesehatan soal wilayah perkembangan terkonfirmasi Covid-19," tandasnya. Hel/Waw